Adhi Karya Berpotensi Tunda Pembayaran Bunga Obligasi Senilai Rp60,8 Miliar

Smallest Font
Largest Font

PT Adhi Karya (Persero) Tbk berpotensi menunda pembayaran bunga obligasi senilai Rp60,824 miliar yang jatuh tempo pada 24 Agustus 2026, dilansir dari Detik Finance.

Jumlah tersebut berasal dari Obligasi Berkelanjutan III ADHI KARYA Tahap III Tahun 2022 Seri B-C Ke-17. Potensi penundaan ini terjadi akibat tekanan keuangan yang dialami perusahaan.

Direktur Utama ADHI, Moeharmein Zein Chaniago, menjelaskan tekanan keuangan mempengaruhi kinerja konsolidasi, posisi likuiditas, dan solvabilitas induk, termasuk kemampuan membayar kepada kreditur.

"Bersama ini kami sampaikan bahwa PT ADHI KARYA (Persero) Tbk (Perseroan) berpotensi melakukan penundaan pembayaran bunga obligasi tersebut," ujar Moeharmein.

Menurutnya, keterbatasan dana menyebabkan perusahaan tidak dapat memenuhi kewajiban pembayaran bunga obligasi sesuai tanggal jatuh tempo.

Meski demikian, ADHI terus berupaya menyehatkan kondisi usaha dan keuangan melalui program transformasi bisnis yang memperhatikan kelangsungan operasional dan pemenuhan kewajiban secara berkelanjutan.

ADHI telah menggelar Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada 6 Agustus 2026 untuk mengusulkan penundaan pembayaran bunga obligasi ke-17, 18, dan 19. Namun, agenda tersebut belum mencapai kuorum persetujuan sehingga belum bisa mengambil keputusan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan akan berkoordinasi dengan Wali Amanat untuk menempuh langkah-langkah penyelesaian sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan, termasuk melakukan upaya penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Obligasi guna memperoleh keputusan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku," pungkas Moeharmein.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed