Adelaide United Jamu CAHN di Kualifikasi AFC Champions League Elite

Smallest Font
Largest Font

Klub asal Australia Adelaide United menjamu juara V.League Cong An Ha Noi (CAHN) dalam kualifikasi babak play-off AFC Champions League Elite di Coopers Stadium, Selasa, 11 Agustus 2026. Pertandingan penentuan ini memperebutkan tiket langsung menuju fase grup kompetisi antarklub tertinggi di Asia.

Pemenang laga tunggal ini akan membawa pulang hadiah uang bernilai lebih dari 1,1 juta dolar Australia serta keuntungan komersial yang signifikan. Sebaliknya, tim yang menelan kekalahan harus rela terlempar ke kompetisi tingkat kedua, yakni AFC Champions League Two.

Adelaide United memasuki laga dengan status runner-up A-League musim lalu di bawah Newcastle Jets. Sementara itu, CAHN datang sebagai juara V.League 1 setelah memenangi 20 dari 26 pertandingan pada musim sebelumnya.

CAHN mengalami krisis kelengkapan skuad setelah pelatih Mano Polking tidak dapat membawa enam pemain kuncinya, yakni Quang Hai, Van Hau, Bui Hoang Viet Anh, Van Do, Thanh Long, dan Dinh Bac. Keenam pemain tersebut harus memenuhi panggilan tugas bersama tim nasional Vietnam di ASEAN Cup 2026, sehingga CAHN hanya memboyong 21 pemain ke Australia.

Pelatih kepala Adelaide United Airton Andrioli menegaskan bahwa persiapannya telah matang dan tetap menaruh hormat pada kualitas tim tamu.

"Ini adalah pertandingan besar bagi klub besok malam dan persiapannya sudah bagus," kata Andrioli.

Staf kepelatihan tuan rumah telah menganalisis rekaman video lawan guna merancang skema taktis yang tepat.

"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit melawan lawan yang berkualitas," ucap Andrioli.

Andrioli memastikan strategi permainan telah dipahami oleh seluruh anak asuhnya demi mengamankan tiket menuju fase grup.

"Para pemain telah menerima informasi tersebut. Kami memiliki rencana permainan untuk besok dan semoga kami dapat mengeksekusinya serta mendapatkan hasil yang membawa kami ke kompetisi Elit tersebut," ujar Andrioli.

Guna memastikan setiap detail dapat diantisipasi, analisis terhadap rekaman pertandingan sebelumnya terus dilakukan.

"Kami telah mengerjakan pekerjaan rumah kami. Kami melakukan sebanyak yang kami bisa dengan melihat kembali pertandingan-pertandingan sebelumnya dan mencoba menganalisis lawan secara menyeluruh," kata Andrioli.

Dukungan penuh publik Coopers Stadium diharapkan mampu mendongkrak performa tim tuan rumah yang telah absen dari kompetisi Asia sejak 2017.

"Para pemain sudah siap untuk pertandingan ini dan semoga kami bisa memberikan penghargaan kepada para pendukung kami besok malam serta mendapatkan hasil," ucap Andrioli.

Manajemen dan skuad Adelaide United bertekad membuktikan daya saing mereka di panggung Asia.

"Kami tahu fokusnya ada pada pertandingan ini. Kami tahu apa yang ada di depan kami dan kami ingin memastikan bahwa kami mendapatkan hasil karena kami ingin menantang diri kami sendiri bermain di kompetisi semacam itu," ujar Andrioli.

Menilai kondisi fisik tim, Andrioli melihat kedua kubu berada dalam posisi yang berimbang setelah menjalani masa pramusim.

"Mereka berada dalam situasi yang mirip dengan kami dalam hal pramusim dan belum memainkan banyak pertandingan, jadi itu membuat level lapangan sedikit lebih merata," kata Andrioli.

Pelatih berpaspor Brasil tersebut juga meluruskan pandangan umum mengenai gaya sepak bola Australia yang dinilai hanya mengandalkan fisik.

"Ketika orang melihat sepak bola Australia dari luar, semua orang pertama-tama dan paling utama berbicara tentang fisik permainan kami," ucap Andrioli.

Ia menjelaskan bahwa Adelaide United menerapkan filosofi permainan yang berfokus pada penguasaan bola dan kendali permainan.

"Tapi saya melihatnya berbeda. Kami adalah tim yang ingin bermain sepak bola. Kami ingin memainkan sepak bola yang bagus, kami ingin menjadi protagonis dalam pertandingan, kami ingin mengendalikan pertandingan sepak bola dan kami ingin bermain dengan bola," ujar Andrioli.

Meski mengutamakan kontrol bola, Andrioli tidak menampik pentingnya ketahanan fisik dalam duel di lapangan.

"Anda ingin bermain dengan bola dan mendominasi permainan, tetapi aspek fisik tidak bisa diabaikan," kata Andrioli.

Terkait peta kekuatan di tingkat kontinental, Andrioli mengamati bahwa kualitas antarklub di Asia kini semakin merata.

"Saya pikir kesenjangannya sekarang jauh lebih dekat," ucap Andrioli.

Perkembangan tersebut dinilainya sebagai hasil dari investasi berkelanjutan pada liga-liga domestik Asia dalam 15 tahun terakhir.

"Sepak bola di Asia telah berkembang secara konsisten selama 15 tahun terakhir," ujar Andrioli.

Dengan status tuan rumah, Adelaide United optimistis mampu memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri.

"Kami mengetahui hal itu, tetapi kami bermain di kandang besok malam. Ini adalah pertandingan besar bagi kami dan kami tahu apa yang ada di depan kami," kata Andrioli.

Seluruh persiapan teknis dan mental dikerahkan demi mengamankan satu tempat di kompetisi tertinggi tersebut.

"Ada begitu banyak hal yang berpihak pada kami, jadi kami harus memastikan kami siap, mendapatkan hasil dan mengkonsolidasikan tempat di kompetisi Elit tersebut," ucap Andrioli.

Keberhasilan menembus babak utama juga dinilai memberikan dampak finansial yang signifikan bagi klub.

"Ini menegaskan kembali pentingnya pertandingan ini karena alasan yang jelas," ujar Andrioli.

Nilai strategis dari kelolosan ini dianggap sangat krusial bagi masa depan tim Australia tersebut.

"Bukan hanya hadiah uang yang menjadi bagian dari ini, tetapi juga dampak komersial dan apa yang dapat kami gunakan untuk melangkah maju," kata Andrioli.

Di kubu tim tamu, pelatih CAHN Mano Polking menilai tekanan terbesar berada di pihak tuan rumah yang menjadi favorit.

"Pertandingan melawan Adelaide United adalah tantangan antara dua tim. Saya percaya Adelaide merasakan sedikit lebih banyak tekanan karena bermain di rumah dan dianggap sebagai favorit. Namun, CAHN Club juga siap untuk membuat sejarah bagi sepak bola Vietnam," kata Polking.

Hingga menit ke-13 babak pertama di Coopers Stadium, kedudukan masih imbang tanpa gol dengan penguasaan bola seimbang 50-50, di mana bek CAHN Leygley Adou telah menerima kartu kuning.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed