West Brom Tumbangkan Norwich City Lewat Gol Kontroversial

Smallest Font
Largest Font

West Bromwich Albion mengamankan kemenangan 2-1 atas tuan rumah Norwich City dalam laga pembuka Championship pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Hasil ini diwarnai kontroversi gol yang dinilai melibatkan dorongan tangan atau handball.

Tim tamu membuka keunggulan pada menit ke-75 setelah umpan silang mantan pemain muda Chelsea, Jimmy-Jay Morgan, diselesaikan oleh penyerang asal Norwegia, Aune Heggebo. Rekaman ulang memperlihatkan bola mengenai lengan Heggebo sebelum melewati garis gawang.

Para pemain belakang Norwich melakukan protes keras kepada wasit Tim Robinson agar mengesahkan insiden tersebut sebagai pelanggaran. Namun, Robinson tetap mengesahkan gol pertama Heggebo musim ini.

Mantan pemain sepak bola Dean Ashton memberikan analisisnya mengenai insiden tersebut dalam siaran langsung talkSPORT di Carrow Road.

"Kelihatannya seperti handball, tetapi tangannya dekat dengan tubuhnya..." kata Dean Ashton, Mantan Pemain Sepak Bola.

Ashton menilai reaksi para pemain di lapangan menunjukkan adanya pelanggaran yang jelas sebelum gol terjadi.

"Anda biasanya bisa merasakan dari reaksi para pemain tentang apa yang mereka lihat dan, khususnya, Jose Cordoba, begitu bola masuk, dia memprotes wasit. Dia merasa itu handball dan Ben Chrisene melakukan hal yang sama." kata Dean Ashton, Mantan Pemain Sepak Bola.

Ia menambahkan bahwa tayangan ulang memperjelas insiden tersebut secara gamblang.

"Kami telah melihat tayangan ulang dan itu mutlak handball. Sangat luar biasa sebenarnya, itu sangat jelas. Itu sejelas yang Anda inginkan dari Heggebo, dia hampir menggunakan dua tangan untuk mencocoknya masuk." kata Dean Ashton, Mantan Pemain Sepak Bola.

Kekecewaan tim tuan rumah dinilai Ashton sebagai hal yang wajar setelah melihat proses terciptanya gol lawan.

"Tidak heran Norwich merasa frustrasi." kata Dean Ashton, Mantan Pemain Sepak Bola.

Komentator talkSPORT Mike Sewell sempat menyarankan penggunaan VAR di EFL untuk mencegah insiden serupa. Namun, presenter Adrian Durham menolak keras gagasan menghadirkan teknologi tersebut ke Championship.

"Oh, diamlah." kata Adrian Durham, Presenter talkSPORT.

Durham mengingatkan bahwa pelatih tuan rumah pernah menyuarakan hal serupa ketika menghadapi situasi sulit.

"Philippe Clement [manajer Norwich] meminta VAR musim lalu... ketika semuanya berjalan buruk." kata Adrian Durham, Presenter talkSPORT.

Menurut Durham, Norwich memiliki cukup waktu untuk mencetak gol sepanjang laga tanpa harus menyalahkan keputusan wasit.

"Merek punya semua waktu ini. Berapa banyak waktu yang mereka miliki? 70-an menit untuk mencetak gol dan mereka tidak melakukannya." kata Adrian Durham, Presenter talkSPORT.

Ia menegaskan bahwa nasib buruk dalam satu insiden tidak menjadi alasan masuk akal untuk menerapkan VAR di divisi kedua.

"Jadi mereka sedikit tidak beruntung? Itu tidak berarti Anda perlu mendatangkan VAR, secara harfiah tidak ada pemain dan fans yang menginginkan VAR di Championship." kata Adrian Durham, Presenter talkSPORT.

Durham menyimpulkan bahwa wacana penerapan teknologi tersebut tidak relevan untuk diperdebatkan.

"Bantu aku. Konyol. Apa yang dia bicarakan?" kata Adrian Durham, Presenter talkSPORT.

Selepas pertandingan, Manajer Norwich City Philippe Clement menyampaikan pandangannya terkait diskusi bersama perangkat pertandingan mengenai keputusan handball tersebut.

"Kami melakukan percakapan tentang itu [dengan para pejabat]." kata Philippe Clement, Manajer Norwich City.

Clement menilai hakim garis seharusnya berada di posisi yang tepat untuk melihat pelanggaran yang terjadi di area penalti.

"Mereka tidak melihat, jadi itu mengecewakan. Saya paham dalam beberapa momen sulit untuk melihat hal-hal tertentu, tetapi posisi hakim garis pada momen itu, dia harus melihatnya dengan jelas." kata Philippe Clement, Manajer Norwich City.

Kekalahan ini dinilainya berdampak besar pada perolehan poin timnya di awal musim.

"Sangat mengecewakan kehilangan setidaknya dua poin, mungkin tiga poin, karena keputusan seperti itu... dan juga setelah itu, beberapa pemain mendatangi wasit dan jika tidak terjadi apa-apa, mengapa mereka melakukan itu?" kata Philippe Clement, Manajer Norwich City.

Mendekati menit ke-90, West Brom menggandakan keunggulan melalui gol Jimmy-Jay Morgan. Norwich City sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Mathias Kvistgaarden, tetapi skor 2-1 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga laga usai.

Secara statistik, Norwich City tampil mendominasi dengan melepaskan 20 tembakan dan mencatatkan xG hampir tiga gol. Sementara itu, West Brom memaksimalkan dua dari delapan tembakan mereka, didukung aksi penjaga gawang Max O'Leary yang mencatatkan total tujuh penyelamatan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed