Warren Buffett Akui Salah Lambat Investasi di Alphabet

Smallest Font
Largest Font

Investor kawakan Warren Buffett mengungkapkan penyesalannya karena terlambat membeli saham Alphabet, induk perusahaan Google, melalui perusahaan investasi Berkshire Hathaway pada Senin (20/7/2026). Dilansir dari Investor Daily, nilai kepemilikan saham Alphabet oleh Berkshire saat ini telah menembus lebih dari US$ 31 miliar atau sekitar Rp 557 triliun.

"Saya melakukan kesalahan," ujar Buffett.

Keputusan investasi ini diinisiasi langsung oleh Buffett setelah Berkshire Hathaway sempat menghindari saham sektor teknologi selama bertahun-tahun. Meski Alphabet kini unggul dalam persaingan kecerdasan buatan, filosofi utama Berkshire tetap berfokus pada imbal hasil atas modal yang konsisten dalam jangka panjang.

"Yang terpenting adalah membeli bisnis yang bagus dengan harga yang tepat, lalu menyerahkannya kepada orang yang tepat untuk mengelolanya," kata Buffett.

Buffett menilai bisnis yang hebat harus mampu menghasilkan pendapatan di atas aset bebas risiko seperti obligasi pemerintah Amerika Serikat. Ia juga mengkritik pelaku pasar Wall Street yang terlalu fokus pada kinerja jangka pendek.

"Kunci utama dalam hidup adalah menemukan bisnis yang akan menghasilkan imbal hasil modal tinggi dalam jangka waktu yang lama. Periode waktu yang panjang menjadi sangat krusial karena efek penggandaan (compounding) di masa depan akan menghasilkan angka yang besar," lanjut Buffett.

Meskipun memiliki saham Alphabet dalam jumlah besar, perusahaan teknologi tersebut belum masuk dalam daftar bisnis favorit utama Buffett di Berkshire Hathaway. Posisi puncak aset investasi favoritnya masih dipegang oleh Apple, Coca-Cola, dan American Express.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed