Thomas Tuchel Minta Inggris Lupakan Sejarah Rivalitas Kontra Argentina

Smallest Font
Largest Font

Tiket menuju babak final Piala Dunia 2026 akan diperebutkan dalam laga sengit yang mempertemukan Inggris dan Argentina. Pertandingan babak semifinal ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (16/7) dini hari WIB di Atlanta Stadium.

Pertemuan kedua tim menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh para pencinta sepakbola di seluruh dunia. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detik Sport, Inggris dan Argentina memiliki catatan persaingan yang panjang di panggung Piala Dunia sejak tahun 1962.

Sejauh ini, kedua negara sudah bertanding sebanyak 5 kali dalam sejarah Piala Dunia. Dari keseluruhan perjumpaan tersebut, Inggris mencatatkan 3 kali kemenangan, sementara Argentina berhasil mengemas 2 kemenangan.

Salah satu duel yang paling melekat dalam ingatan publik terjadi pada perempatfinal Piala Dunia 1986. Ketika itu, Tim Tango menumbangkan Inggris dengan skor 2-1 melalui dua gol legendaris Diego Maradona yang dikenal sebagai 'Gol Tangan Tuhan' dan 'Gol Terbaik Abad Ini'.

Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengakui bahwa pertandingan melawan Argentina selalu menghadirkan pertaruhan gengsi yang besar. Meski demikian, ia menginstruksikan para pemainnya untuk tidak terpengaruh oleh tensi sejarah tersebut saat berada di lapangan.

"Saya akan mengatakan itu tidak relevan, tetapi saya tidak yakin. Para pemain sangat menyadari - dari kedua negara - apa artinya bagi mereka. Anda tidak bisa hanya mengatakan itu hanya pertandingan sepakbola biasa," kata Tuchel, dilansir dari Fox News.

Tuchel menegaskan bahwa fokus staf pelatih sepenuhnya tertuju pada kesiapan teknis tim saat ini, bukan pada catatan masa lalu. Ia menilai keterlibatan emosi yang berlebihan justru tidak akan memberikan keuntungan bagi anak asuhnya.

"Namun sebagai pelatih kami melakukan hal itu. Kami tidak membicarakan peristiwa bersejarah, tetapi ya, besarnya pertandingan memang seperti itu. Saya pikir tidak akan membantu jika kami terlibat secara emosional," dia menambahkan.

Juru taktik asal Jerman tersebut memastikan skuadnya akan mengantisipasi performa tertinggi dari tim lawan. Ia tetap optimistis kekuatan Argentina bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diredam.

"Kami akan mempersiapkan diri untuk menghadapi versi terbaik Argentina. Kami juga memperkirakan dan berharap yang terbaik dari kami. Setiap tim di dunia bisa dikalahkan, termasuk Argentina," ujarnya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed