Truk Trailer Tabrak Kendaraan dan Rumah Warga di Pasuruan

Smallest Font
Largest Font

Insiden lalu lintas tragis yang melibatkan kendaraan bermuatan berat terjadi di Jalan Raya Surabaya-Malang, tepatnya Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada Senin (27/7/2026) pagi. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara beberapa korban lain mengalami luka-luka seperti dilansir dari Detik Oto. Peristiwa ini berawal saat sebuah truk trailer melaju dari arah Malang menuju Surabaya.

Ketika melintasi Jalan Raya Gempol, kendaraan besar tersebut mendadak hilang kendali hingga menabrak truk colt diesel di depannya dan menyeret sejumlah sepeda motor. Laju truk trailer tidak terhenti dan kembali menghantam truk tangki sampai terguling. Kendaraan tersebut terus meluncur ke arah kiri jalan, menabrak deretan rumah warga, dan akhirnya berhenti setelah muatannya berserakan di jalanan.

Selain titik benturan utama, terdapat lokasi lain berjarak sekitar 70 meter di Jalan Raya Gempol-Pasuruan. Pada lokasi kedua ini, sebuah truk bermuatan gulungan kertas juga ditemukan menghantam deretan pemukiman warga.

Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi terhadap para korban. Penyebab pasti insiden ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. "Korban meninggal di lokasi tiga orang. Beberapa dibawa ke rumah sakit," kata Kanit Lantas Polsek Gempol Ipda Bagus.

Dugaan awal mengarah pada kegagalan fungsi pengereman atau pengemudi yang melaju dengan kecepatan tinggi sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya. Merespons peristiwa ini, praktisi keselamatan berkendara dari Direktorat Keselamatan Berkendara Ikatan Motor Indonesia (IMI), Erreza Hardian, menjelaskan bahaya kegagalan rem pada kendaraan berbobot besar. Menurutnya, rem yang mati membuat gaya dorong armada menjadi kian masif.

"Bisa disimpulkan jika sebuah kendaraan jauh lebih berat daripada kendaraan lain, kendaraan yang lebih ringan cenderung mengalami kerusakan lebih besar dalam kecelakaan," kata Reza kepada detikOto belum lama ini. Reza mengungkapkan terdapat empat faktor utama yang memicu terjadinya rem blong pada kendaraan besar. Faktor pertama adalah brake fading, yakni kondisi saat kampas rem mengalami panas berlebih atau overheat.

Penyebab kedua adalah kehabisan angin atau tekor tekanan udara, yang terjadi akibat penurunan tekanan udara secara cepat saat pengereman dilakukan secara berulang-ulang. Kondisi ini membuat sistem pengereman dan pemindahan kopling tidak berfungsi.

Faktor ketiga dikenal sebagai vapor lock, yaitu kegagalan rem yang dipicu oleh mendidihnya minyak rem. Sementara faktor keempat terjadi saat posisi transmisi berada di posisi netral akibat pengemudi memaksakan pindah ke gigi lebih rendah saat situasi darurat.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed