TNI dan BUMN Percepat Penyaluran Logistik Paskagempa NTT

Smallest Font
Largest Font

Berbagai elemen gabungan mempercepat pengiriman bantuan logistik, fasilitas medis, serta penanganan darurat bagi warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur sejak Sabtu (15/8/2026).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat korban meninggal dunia mencapai 71 orang di berbagai lokasi terdampak.

TNI Angkatan Darat memberangkatkan Kapal ADRI XC II BM pada Rabu (19/8/2026) dengan membawa fasilitas bedah operasi, tim medis, serta puluhan ton bahan kebutuhan pokok masyarakat.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan pemulihan kawasan terdampak memerlukan keterlibatan berkelanjutan lintas sektor.

"Kita harus punya napas panjang. Kalau hanya one hit kirim selesai, saya kira penderitaan saudara-saudara kita akan berlanjut sampai beberapa bulan ke depan. Kita akan terus melakukan evaluasi dua-tiga bulan ke depan dan berpikir lagi apa yang diperlukan di wilayah bencana NTT," kata Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Darat.

Armada TNI AL turut mengerahkan lima Kapal Perang Republik Indonesia bersama dua unit helikopter guna menembus pulau-pulau terdampak seperti Pulau Flores dan Pulau Riung.

Dari sektor perbankan, puluhan sukarelawan dikerahkan ke titik-titik krusial di Flores mencakup Labuan Bajo, Maumere, Ruteng, Ende, Bajawa, dan Larantuka.

Regional Chief Executive Officer Bank Mandiri Regional XI Alexander Jonathan Patty menyampaikan pengerahan sumber daya tersebut pada Jumat (21/8/2026).

"Semangat gotong royong menjadi bagian penting untuk memastikan masyarakat memperoleh dukungan pada masa tanggap darurat," kata Alexander Jonathan Patty, Regional Chief Executive Officer Bank Mandiri Regional XI.

Distribusi bahan pokok serta peralatan tenda darurat dilakukan bekerja sama dengan Danantara Indonesia, Badan Pengaturan BUMN, dan BPBD setempat.

"Kami bersama relawan terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta berbagai pihak agar bantuan dapat disalurkan secara cepat, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat," ucap Alexander Jonathan Patty, Regional Chief Executive Officer Bank Mandiri Regional XI.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan apresiasinya terhadap langkah terintegrasi antara Pemerintah Provinsi Bali, NTB, dan NTT dalam percepatan penanganan bencana.

Pada sektor pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat dampak masif terhadap infrastruktur dan aktivitas belajar di NTT.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Atip Latipulhayat merinci jumlah korban dari lingkungan sekolah pada konferensi pers Kamis (20/8/2026).

"Tiga di antaranya peserta didik dan satu tenaga pendidik yang meninggal dunia, serta 38 ribu warga sekolah yang mengungsi," ujar Prof. Dr. Atip Latipulhayat, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Bencana gempa tersebut merusak 1.378 fasilitas sekolah di berbagai kabupaten.

"Gempa bumi berdampak pada 1.378 satuan pendidikan, dengan 502 sekolah di antaranya dilaporkan rusak berat," tutur Prof. Dr. Atip Latipulhayat, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Proses kegiatan belajar mengajar sementara dialihkan dari ruang kelas permanen demi keselamatan warga sekolah.

"Pembelajaran dilaksanakan dari rumah dan tempat pengungsian agar menghindari bangunan yang berpotensi roboh dan melukai akibat gempa susulan yang terus berlangsung," imbuh Prof. Dr. Atip Latipulhayat, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pemerintah menyiapkan fasilitas belajar darurat agar kegiatan akademis tetap berjalan di wilayah terdampak.

"Saat ini akan didistribusikan tenda yang diharapkan dapat mulai digunakan sebagai ruang kelas darurat bagi sekolah yang mengalami rusak berat," pungkas Prof. Dr. Atip Latipulhayat, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed