Timnas Voli Putra Indonesia Uji Empat Pemain Gantikan Rivan Nurmulki untuk Asian Games 2026
Timnas Voli Putra Indonesia menghadapi tantangan baru setelah Rivan Nurmulki memutuskan mundur dari skuad jelang Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. Pelatih Reidel Toiran kini menguji empat pemain berbeda untuk mengisi posisi opposite utama yang ditinggalkan Rivan.
Reidel Toiran harus menentukan satu pemain utama dari empat calon opposite yang sedang diuji, yakni Rama Fazza Fauzan, Fauzan Nibras, Boy Arnez Arabi, dan Agil Angga Anggara. Keputusan ini krusial mengingat peran opposite sebagai pendulang poin utama dalam tim.
Mantan pemain Timnas Voli Putra Indonesia, Agung Seganti, menyayangkan keputusan Rivan mundur namun memahami strategi pelatih dalam eksperimen posisi ini.
"Sangat disayangkan Rivan enggak ikut buat Asian Games, ini event besar," ujar Agung Seganti, staf pelatih tim voli Kudus Sukun Badak.
Agung menambahkan bahwa Rama dan Nibras masih perlu pengalaman dan jam terbang lebih banyak. "Rama dan Nibras juga belum matang, masih butuh jam terbang. Tetapi mungkin Toiran memiliki taktik sendiri," tambahnya.
Reidel Toiran juga menyebutkan dalam wawancara di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, bahwa Boy Arnez dan Agil Angga juga akan dicoba sebagai opposite. Agil, yang biasa bermain sebagai outside hitter, sudah beberapa kali diplot sebagai opposite di klub dan timnas.
"Ini bukan kali pertama Agil dijajal sebagai opposite," kata Reidel Toiran.
Boy Arnez, meski memiliki posisi natural sebagai outside hitter, memiliki kemampuan lompat vertikal tinggi namun belum pernah bermain sebagai opposite. Eksperimen ini menunjukkan betapa pentingnya posisi yang ditinggalkan Rivan, tidak hanya dari segi keterampilan tetapi juga mentalitas permainan.
Rivan sendiri sudah membuktikan mentalitas dan pengalaman dengan pernah bermain di Liga Voli Jepang bersama VC Nagano Tridents dan Wolfdogs Nagoya, sehingga sulit untuk digantikan secara langsung oleh pemain muda.
Siapa yang akan menjadi opposite utama pengganti Rivan tetap menjadi pertanyaan menjelang Asian Games 2026. Apakah Rama Fazza akan dipertahankan atau Boy Arnez yang mendapat kesempatan lebih besar, akan terjawab dalam waktu dekat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow