Tim Indonesia Borong Empat Medali Olimpiade Ekonomi Internasional 2026
Delegasi siswa Indonesia berhasil memboyong satu medali emas, dua medali perak, satu medali perunggu, serta penghargaan Best in Finance dalam ajang International Economics Olympiad (IEO) 2026 yang berlangsung di Shenzhen, China, pada 12 hingga 20 Juli 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Ajang kompetisi tingkat dunia tahun ini diikuti oleh sekitar 280 peserta yang berasal dari 56 negara untuk menguji kemampuan di bidang ekonomi, keuangan, dan penyelesaian studi kasus bisnis. Capaian ini melengkapi deretan prestasi pelajar Indonesia setelah sebelumnya meraih kemenangan di ajang International Physics Olympiad ke-56 dan International Biology Olympiad ke-37.
Medali emas sekaligus penghargaan Best in Finance diraih oleh Wafiq Al Afraz dari SMA Negeri 10 Padang, Sumatra Barat. Sementara itu, dua medali perak disumbangkan oleh Muhammad Rafi Qsan Baskoro dari SMA Kharisma Bangsa, Banten, dan Joshua Willson dari SMAK Penabur Gading Serpong, Banten. Medali perunggu diraih oleh Muhammad Afif Abyan Hasya dari SMA Plus Negeri 17 Palembang, Sumatra Selatan.
Keberhasilan para peserta merupakan buah dari proses pembinaan yang dirancang sejak tahapan seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025. Persiapan melingkupi penguasaan materi ekonomi, matematika, bahasa Inggris, hingga pembentukan kesiapan mental bertanding.
Team Leader IEO Indonesia Dwi Wulandari menyampaikan optimisme terhadap potensi besar pelajar Tanah Air dalam ajang internasional.
"Anak-anak Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan pelatihan yang intensif dari Puspresnas, saya optimistis prestasi Indonesia pada kompetisi ekonomi tingkat internasional dapat terus meningkat," jelas Dwi melalui keterangan resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI pada Rabu (22/7/2026).
Persiapan secara konsisten menjadi kunci utama para peserta dalam menghadapi persaingan tingkat global. Pengalaman kegagalan pada tahun sebelumnya juga dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat porsi latihan.
"Saya bersyukur bisa meraih medali emas sekaligus Best in Finance. Kuncinya adalah belajar secara konsisten setiap hari dan terus memperbaiki diri. Tahun lalu saya belum berhasil menjadi delegasi, tetapi pengalaman itu justru memotivasi saya untuk berlatih lebih giat," ungkap Wafiq, peraih medali emas, ketika tiba di Tanah Air pada Senin (20/7/2026).
Dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari pelatih hingga orang tua, menjadi pendorong utama keberhasilan seluruh anggota tim.
"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para peserta sekaligus buah dari kolaborasi antara pembina, sekolah, orang tua, dan seluruh pihak yang mendukung proses pembinaan. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi talenta muda Indonesia untuk terus berprestasi di tingkat dunia," sebut Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen Maria Veronica Irene Herdjiono.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow