Sumi Indo Kabel Alokasikan Dividen Rp54,23 Miliar
PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) mengalokasikan pembayaran dividen tunai tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp54,23 miliar kepada para pemegang sahamnya. Keputusan pembagian dana keuntungan tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 31 Juli 2026.
Melalui alokasi tersebut, para investor yang berhak bakal mengantongi pembayaran dividen senilai Rp44,31 per lembar saham. Besaran dividen tunai yang didistribusikan ini setara dengan 36,7 persen atau sekitar 60,13 persen dari perolehan laba bersih entitas induk yang sebesar US$8,27 juta.
Senior Managing Director IKBI, Sulim Herman Limbono, memaparkan secara perinci jumlah nominal dana serta alokasi unit yang disiapkan manajemen perseroan untuk para investor.
"Total nilai dividen yang sudah ditentukan mencapai Rp 54,23 miliar. Dividen per saham Rp 44,31," ujar Sulim dalam keterbukaan informasi.
Acuan pembagian keuntungan ini bersumber dari laporan keuangan perseroan posisi 31 Maret 2026. Dalam laporan tersebut, IKBI mencatatkan saldo laba ditahan tanpa batasan penggunaan sebesar US$8,17 juta dengan total ekuitas mencapai US$8,619 juta.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan perseroan, periode cum dividen pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 10 Agustus 2026, diikuti ex dividen pada 11 Agustus 2026. Sementara itu, cum dividen pasar tunai dilaksanakan pada 12 Agustus 2026 bersamaan dengan recording date, lalu ex dividen pasar tunai pada 13 Agustus 2026. Seluruh pembayaran dividen disalurkan pada 28 Agustus 2026.
| Kegiatan | Tanggal |
|---|---|
| Cum dividen pasar reguler dan negosiasi | 10 Agustus 2026 |
| Ex dividen pasar reguler dan negosiasi | 11 Agustus 2026 |
| Cum dividen pasar tunai | 12 Agustus 2026 |
| Ex dividen pasar tunai | 13 Agustus 2026 |
| Recording date (daftar pemegang saham) | 12 Agustus 2026 |
| Pembayaran dividen | 28 Agustus 2026 |
Pada penutupan perdagangan bursa, saham produsen kabel yang telah melantai sejak 1991 ini ditutup menguat 7,21 persen ke posisi Rp595 per saham. Nilai pembagian dividen Rp44,31 per saham mencerminkan tingkat imbal hasil atau dividend yield sekitar 7,45 hingga 8 persen.
Dari sisi kinerja operasional kuartal pertama 2026, emiten mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,27 triliun, naik dibanding periode sama tahun sebelumnya senilai Rp1,05 triliun. Namun, laba bersih kuartal pertama tercatat Rp23 miliar, tertekan dari sebelumnya Rp38 miliar akibat dinamika biaya bahan baku logam seperti tembaga dan aluminium.
Kondisi keuangan perusahaan tercatat tetap aman dengan rasio lancar 2,55 kali, rasio cepat 2,02 kali, serta rasio utang terhadap ekuitas 0,44 kali. Ditinjau dari aspek valuasi pasar modal, saham IKBI mentransaksikan rasio harga terhadap laba (PER) sebesar 6 kali dan rasio harga terhadap nilai buku (PBV) sebesar 0,49 kali.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow