AchmadNurHidayat.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan beberapa saham mencatatkan kinerja lemah sepanjang pekan perdagangan 29 Juni-3 Juli 2026. Sepuluh saham tercatat sebagai penyebab kerugian signifikan investor setelah mengalami penurunan harga antara 13% hingga hampir 30%.
Pada akhir pekan, IHSG merosot 0,35% dan ditutup pada level 5.875,7 dari posisi 5.896,1 pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia juga menyusut menjadi Rp 10.287 triliun, turun Rp 15 triliun atau 0,14% dari pekan lalu.
Penurunan Aktivitas Perdagangan
Rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan turun 16,71% menjadi 1,44 juta kali transaksi, dibandingkan 1,73 juta kali pada pekan sebelumnya. Volume transaksi harian rata-rata menurun 30,35% menjadi 17,54 miliar saham dari 25,18 miliar saham.
Nilai transaksi harian rata-rata bursa juga turun 35,9%, menjadi Rp 11,27 triliun dari Rp 17,58 triliun pekan sebelumnya. Pada perdagangan Jumat lalu, investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 6,08 miliar. Namun sepanjang 2026, investor asing tercatat melakukan jual bersih senilai Rp 74,42 triliun.
Daftar Top Losers
Sepuluh saham yang tercatat mengalami penurunan terbesar pada pekan ini antara lain:
- PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO): turun 29,9% menjadi Rp 286 dari Rp 408.
- PT Panin Sekuritas Tbk (PANS): turun 20,3% menjadi Rp 1.465 dari Rp 1.840.
- PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA): turun 19,5% menjadi Rp 214.
- PT Super Energy Tbk (SURE): turun 18,8% menjadi Rp 2.720.
- PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR): turun 18,3% menjadi Rp 129.
- PT Sarana Meditama Metripolitan Tbk (SAME): turun 18% menjadi Rp 328.
- PT Tira Austenite Tbk (TIRA): turun 15,7% menjadi Rp 590.
- PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT): turun 14,9% menjadi Rp 1.770.
- PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN): turun 14,8% menjadi Rp 322.
- PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX): turun 13,4% menjadi Rp 610.
Ikuti AchmadNurHidayat.ID
