— PT Bank Mandiri Taspen mengubah strategi penghimpunan dana dengan menargetkan peningkatan porsi dana murah atau current account saving account (CASA). Pergeseran ini dimulai setelah kepemimpinan baru pada Desember 2025 dan bertujuan menekan biaya dana (cost of fund).

Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, mengatakan struktur pendanaan bank selama hampir 11 tahun sebelumnya terlalu bergantung pada deposito sehingga menghasilkan biaya dana yang relatif tinggi.

Upaya Dorong Giro dan Tabungan

Sejak awal 2026, perseroan mengarahkan strategi untuk membesarkan penghimpunan tabungan dan giro. Salah satu langkah konkret adalah memaksimalkan layanan transaksi digital, antara lain QRIS pada aplikasi Movin by Bank Mandiri Taspen dan fitur Mantap Cash Management.

Panji menjelaskan pemanfaatan Mantap Cash Management akan meningkatkan saldo giro nasabah korporasi, sementara transaksi melalui QRIS diharap mendorong pertumbuhan tabungan ritel. “Kami ingin membesarkan tabungan dan giro. Memang ada biaya bunga, tetapi jauh lebih murah dibandingkan deposito. Kalau komposisi dana murah naik, otomatis cost of fund bisa turun,” ujarnya.

Hasil Awal dan Tantangan Pasar

Perubahan strategi mulai memperlihatkan hasil. Panji menyampaikan bahwa cost of fund sempat turun ke level 4,02%, mendekati catatan terendah perseroan yang berada di bawah 4%.

Namun memasuki Juni, biaya dana kembali meningkat akibat ketatnya likuiditas dan persaingan menghimpun dana setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan tiga kali dalam dua bulan menjadi 5,75%. “Market sekarang memang sangat dinamis. Ketika likuiditas mengetat, biaya dana ikut naik lagi. Tetapi kami yakin nanti akan ada penyesuaian ketika kondisi pasar membaik,” kata Panji.

Panji menegaskan perubahan fokus pendanaan merupakan bagian dari transformasi bank yang selama ini dikenal sebagai penyalur kredit pensiunan. Selama ini perhatian bank lebih banyak pada ekspansi kredit pensiun karena margin yang tinggi, sementara penghimpunan dana murah belum jadi prioritas.

“Dulu fokusnya bagaimana menyalurkan kredit pensiunan. Sekarang kami ubah, jangan hanya cari kredit pensiunan, tapi juga harus mencari tabungan dan giro. Itu yang sedang kami bangun selama tujuh bulan terakhir,” tutup Panji.