Kiper Senne Lammens Dianggap Perkuat Pertahanan Manchester United
Sektor pertahanan Manchester United dinilai semakin solid setelah kedatangan kiper muda Senne Lammens dan gelandang serba bisa Youri Tielemans pada bursa transfer musim panas 2026. Mantan penjaga gawang Premier League Shay Given memuji kualitas Lammens yang dianggap membawa ketenangan di bawah mistar Setan Merah.
Selain memperkuat posisi penjaga gawang, tim asuhan Ruben Amorim tersebut berhasil merekrut Tielemans dari Aston Villa dengan nilai transfer 35 juta poundsterling. Langkah ini dinilai sangat efisien dalam memanfaatkan situasi keuangan klub lawan.
Mantan pemain Chelsea John Obi Mikel dalam siaran di podcast The Obi One memberikan penilaian mengenai nilai ekonomis dan kemampuan teknis dari perekrutan gelandang asal Belgia tersebut.
"Perekrutan terbaik sejauh ini di Liga Inggris adalah Man United dapatkan Tielemans," jelas Mikel.
Mikel menyoroti biaya transfer yang dikeluarkan manajemen klub untuk mengamankan tanda tangan pemain berusia 29 tahun itu.
"Bagaimana mungkin mereka mendapatkannya dengan harga hanya 35 juta Pounds. Itu harga yang murah," tambahnya.
Kualitas permainan eks gelandang Leicester City tersebut juga dinilai memberi keunggulan taktis.
"Tielemans pemain berkualitas," tegas Mikel.
Fleksibilitas posisi yang dimiliki Tielemans menjadi salah satu alasan utama di balik pujian Mikel.
"Dia juga serba bisa, bisa main sebagai nomor 6, 8, dan 10. Dia begitu fleksibel dengan strategi yang dipakai," sambungnya.
Atribut lengkap sang pemain diyakini memberi dimensi baru dalam alur serangan maupun pertahanan tim.
"Dia bisa bikin gol, mengancam dari bola mati, memberi umpan matang, serta jadi penyelesai akhir. Mungkin kritik kepadanya adalah dia tidak berlari kencang, namun itu bisa ditutupi dengan intelegensinya," paparnya.
Mikel meyakini kehadiran sang gelandang akan memberikan dampak nyata secara keseluruhan.
"Tielemans berbahaya dengan atau tanpa bola. Dia akan jadi pembeda nanti di Man United," tutup Mikel.
Di sisi lain, mantan kiper Shay Given dalam wawancaranya kepada BOYLE Sports dilansir dari Goal menilai tekanan aturan finansial Premier League memaksa Aston Villa melepas Tielemans.
"Apakah Manchester United melemah karena tidak merekrut Sandro Tonali atau Bruno Guimaraes? Menurut saya tidak. Youri Tielemans adalah perekrutan yang sangat bagus. Jangan lupa, Aston Villa sebenarnya hanya menjualnya karena alasan finansial, mengingat mereka sebelumnya mendapatkannya secara gratis," ujar Given.
Given mengkritik dampak regulasi yang membatasi pergerakan pemilik klub berdana besar.
"Situasi itu tentu membuat Aston Villa frustrasi karena mereka memiliki dua pemilik miliarder, tetapi itulah konsekuensi dari aturan yang berlaku," tambah Given.
Perbandingan nilai transfer dengan pemain tengah di klub lain turut menjadi perhatian Given.
"Mendapatkan Tielemans dengan harga 35 juta poundsterling ketika Sandro Tonali ditebus sekitar 100 juta poundsterling adalah bisnis yang luar biasa. Manchester United memperoleh pemain yang sangat berpengalaman di level klub maupun tim nasional dengan biaya yang jauh lebih rendah," tutur Given.
Mengenai perubahan di posisi gawang, Given memberikan apresiasi khusus terhadap atribut yang dimiliki Senne Lammens.
"Saya pikir Senne Lammens punya semuanya," tambah Given.
Mantan kiper tim nasional Republik Irlandia itu sempat merasa heran dengan keputusan manajer Ruben Amorim yang tidak langsung memainkannya sejak awal.
"Dia membawa angin segar bagi Manchester United. Saya terkejut Ruben Amorim tidak langsung memainkannya begitu mereka merekrutnya karena Andre Onana dan Altay Bayındır tidak berada di level yang dibutuhkan, jika saya bicara sejujurnya," ujar Given.
Given membandingkan situasi debut Lammens dengan kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma.
"Derby Manchester pertama setelah mereka merekrutnya bisa saja menjadi laga perdananya. City langsung memainkan Gianluigi Donnarumma. Saya pikir Amorim ragu karena Lammens lebih muda dan kurang berpengalaman untuk laga sebesar itu, tetapi saya juga akan langsung memainkannya karena dia tampil dengan ketenangan seperti itu. Tidak ada yang tampaknya membuatnya goyah," kata Given.
Kesalahan yang sempat dibuat Lammens saat membela Timnas Belgia di Piala Dunia 2026 dipandang Given sebagai bagian dari proses pembelajaran.
"Dia benar-benar tidak beruntung di Piala Dunia. Menurut saya, 10 kali lebih sulit masuk dari bangku cadangan sebagai penjaga gawang dibandingkan sebagai pemain outfield. Jika Anda seorang gelandang, Anda bisa mendapatkan bola, mengopernya kembali, dan merasakan permainan. Hal pertama yang harus dilakukan Lammens adalah menghadapi sebuah tembakan yang bisa ia selamatkan 99 kali dari 100 dan mengamankannya," sebut Given.
Momen tersebut dinilai sebagai ujian berat bagi kiper muda saat masuk menggantikan rekan setimnya.
"Ya, dia memang melakukan pemanasan singkat di sisi lapangan, tetapi tembakan itu mungkin menjadi kali pertama dia benar-benar merasakan bola dalam sekitar dua jam. Dia gagal menangkapnya dan itu adalah kesalahan yang sangat buruk hingga membuat negaranya tersingkir dari Piala Dunia. Akan ada luka mental dari itu, tetapi dia sudah kembali ke Manchester United dan dia akan punya waktu untuk memprosesnya," jelas Given.
Pria berusia 50 tahun itu meyakini masalah penjaga gawang di Old Trafford kini telah terselesaikan.
"Saya sangat suka Senne Lammens, saya benar-benar suka. Saya rasa United tidak punya masalah lagi sekarang dalam hal posisinya di gawang dan mereka sudah sangat sering salah dalam urusan ini pada masa lalu. Saya pikir Lammens punya masa depan yang besar di depannya dan dia adalah tipe kiper yang berjalan ke lapangan dan membuat semua orang merasa lebih aman.
Mereka semua merasa bisa memercayainya. Mereka tahu dia setidaknya akan mendapat nilai tujuh atau delapan dari 10 dan akan menyelamatkan mereka," tutup Given.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow