FC Twente Bawa Sengketa Kontrak Mees Hilgers ke UEFA
Klub asal Belanda FC Twente bersama perwakilan bek Timnas Indonesia Mees Hilgers resmi membawa sengketa kontrak sang pemain ke UEFA pada akhir Juli 2026 setelah kedua belah pihak mengalami perbedaan penafsiran mengenai status transfer.
Perselisihan ini bermula karena pihak Mees Hilgers meyakini kontraknya telah habis pada akhir musim lalu sehingga ia berstatus bebas transfer, sedangkan FC Twente mengklaim telah mengaktifkan klausul perpanjangan otomatis selama satu musim.
Pertemuan untuk mencari jalan keluar telah digelar oleh Direktur Utama FC Twente Dominique Scholten, Direktur Teknik Erik ten Hag, tim hukum klub, serta perwakilan Hilgers, yang kemudian sepakat meminta kejelasan interpretasi regulasi dari UEFA.
Di sisi lain, kondisi kontraktual ini membuat Hilgers dibekukan dari skuad, tidak mengikuti latihan pramusim, bahkan absen dalam laga kualifikasi Liga Europa melawan Ferencvaros di Hungaria pekan ini setelah sebelumnya sempat menderita cedera ligamen lutut anterior (ACL).
Pelatih FC Twente, John van den Brom, mengungkapkan bahwa dirinya sudah lama tidak menjalin komunikasi dengan pemain berusia 25 tahun tersebut.
"Saya sudah lama tidak bertemu atau berbicara dengan Mees. Saya sudah lama tidak bertemu atau berbicara dengannya karena ini adalah kontrak dengan klub. Dia tidak muncul," kata Van den Brom kepada ESPN yang dilansir oleh Nieuws.nl pada 18 Juli 2026.
Van den Brom menilai situasi hubungan antara sang pemain dan pihak klub saat ini sudah berada di titik yang sangat sulit untuk dipulihkan kembali.
"Saya tidak berpikir masih ada jalan kembali, tetapi hal itu tidak ada hubungannya dengan saya. Melihat bagaimana semuanya berlangsung, saya tidak berharap dia kembali," kata Van den Brom.
Ia juga menyayangkan proses perpisahan ini mengingat Hilgers merupakan produk binaan lokal yang sudah berkembang di FC Twente sejak masa kecilnya.
"Anda juga selalu melihat sisi kemanusiaannya. Dia memulai di sini sejak kecil, sama seperti Ramiz," tutur Van den Brom.
Hingga saat ini, proses transfer Hilgers ke klub baru masih tertahan karena media Belanda seperti De Telegraaf, Twente Insite, dan Voetbal International melaporkan bahwa kepastian hukum dari UEFA menjadi syarat mutlak bagi klub peminat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow