Lionel Scaloni Pastikan Lionel Messi Terus Bela Timnas Argentina
Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni memastikan kelanjutan karier internasional kapten Lionel Messi setelah timnya menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol pada pertandingan final Piala Dunia 2026 di Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) pagi WIB.
Kekalahan tersebut menggagalkan ambisi Albiceleste untuk mempertahankan gelar juara yang mereka raih pada edisi sebelumnya. Di ruang media setelah pertandingan berakhir, suasana emosional menyelimuti Scaloni yang sempat mendapatkan dua kali tepuk tangan penghormatan sebelum meneteskan air mata.
Scaloni menyatakan bahwa melatih jajaran pemain Argentina saat ini merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa bagi dirinya dan seluruh staf kepelatihan.
"Bermain untuk semua orang adalah sebuah impian, dan kami telah berjuang hingga detik-detik terakhir," ujar Lionel Scaloni, Pelatih Timnas Argentina.
Arsitek tim yang mulai menjabat sejak tahun 2018 itu menambahkan bahwa ia memerlukan waktu untuk mengevaluasi langkah ke depan setelah mempersembahkan tiga trofi bagi negaranya.
"Baik staf, para pemain, maupun saya sendiri. Menurut saya, wajar jika saya mengambil waktu sejenak untuk merenung dan memikirkan segalanya. Tempat ini luar biasa. Ini adalah tempat impian," kata Scaloni.
Mantan pemain West Ham United itu juga menyampaikan rasa emosionalnya karena menyadari betapa sulitnya membangun skuad dengan mentalitas juara yang sama di masa mendatang.
"Seumur hidup saya, saya tidak pernah menyangka, tolong pahami saya, atau bahkan membayangkan, termasuk staf saya, bahwa kami akan berada di titik ini," tutur Scaloni.
Setelah kekalahan tipis tersebut, ia mengisyaratkan adanya proses berat yang harus dilalui oleh tim nasional untuk menata kembali fokus mereka.
"Jadi, untuk melanjutkannya, dibutuhkan banyak hal: menata ulang pikiran dan memulai kembali, karena sangat sulit untuk membentuk tim seperti ini lagi," ucap Scaloni.
Ia mengakhiri pernyataannya mengenai kondisi tim dengan menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan membawa pulang trofi Piala Dunia tahun ini.
"Dan rasanya sungguh berat. Saya sungguh minta maaf," imbuh Scaloni.
Terkait masa depan kapten tim yang terlihat menangis di lapangan, Scaloni menegaskan dukungan penuh dari seluruh elemen tim terhadap pemain berusia 39 tahun tersebut.
"Dia berusia 39 tahun, sungguh luar biasa," ujar Scaloni.
Scaloni menganggap kontribusi sang megabintang sudah tidak perlu diperdebatkan lagi dan keputusan pensiun sepenuhnya berada di tangan sang pemain.
"Tidak ada lagi hal baru yang perlu saya ungkapkan. Sudah sangat jelas bahwa dia akan terus bermain sampai dia sendiri memutuskan untuk berhenti," kata Scaloni.
Meskipun gagal di partai puncak, sang pelatih berharap publik tetap memberikan apresiasi tinggi atas seluruh dedikasi yang telah diberikan oleh kapten mereka.
"Kami semua mendukung Messi, dan saya berharap semua orang bangga atas pencapaiannya, karena dia adalah pemain terbaik yang pernah menginjakkan kaki di lapangan," pungkas Scaloni seperti dilansir dari CNBC.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow