Samsung Luncurkan Tiga Ponsel Lipat Baru Seri Galaxy Z
Samsung resmi memperkenalkan lini ponsel lipat terbarunya yang mencakup Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8. Peluncuran ini mengukuhkan langkah produsen asal Korea Selatan tersebut di pasar perangkat lipat.
Langkah ekspansi pasar ini dilakukan Samsung sekitar dua bulan sebelum peluncuran ponsel lipat perdana milik Apple yang dijadwalkan hadir pada September. Persaingan kedua raksasa teknologi ini diprediksi akan memperketat kompetisi industri smartphone global.
Dari segi harga, Samsung mematok Galaxy Z Fold 8 seharga 1.899 dolar AS, sementara varian Galaxy Z Fold 8 Ultra dibanderol 2.099,99 dolar AS. Adapun model lipat tipe clamshell, Galaxy Z Flip 8, dijual dengan harga 1.199 dolar AS.
Galaxy Z Fold 8 hadir dengan layar depan berukuran 5,5 inci dan layar utama bagian dalam sebesar 7,6 inci. Rasio layarnya dirancang khusus untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna dalam menikmati konten media sosial, menonton video, serta bermain gim.
Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 Ultra mengusung panel layar yang lebih besar, yakni layar luar 6,5 inci dan layar dalam 8 inci beresolusi QXGA+. Varian ini ditujukan untuk menunjang produktivitas kerja seperti mengolah dokumen dan presentasi.
Di sektor fotografi, Galaxy Z Fold 8 Ultra dibekali konfigurasi tiga kamera belakang yang terdiri dari lensa sudut lebar, telefoto, dan sudut ultra-lebar. Sebaliknya, Galaxy Z Fold 8 standar hanya dilengkapi dua kamera belakang tanpa lensa telefoto.
Untuk varian Galaxy Z Flip 8, Samsung menyematkan layar cover berukuran 4,1 inci untuk pemantauan notifikasi cepat serta layar utama sebesar 6,9 inci. Model ini menawarkan desain yang lebih ringkas dan portabel saat disimpan.
Seluruh jajaran perangkat baru ini ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Ketiga ponsel juga sudah terintegrasi dengan sistem kecerdasan buatan Galaxy AI milik Samsung serta layanan Google Gemini AI.
Layar bagian dalam Galaxy Z Fold 8 Ultra kini menggunakan teknologi Flex Titanium yang menggabungkan lapisan film paduan titanium dan pelat belakang logam. Inovasi struktur ini meningkatkan kekakuan mekanis sekaligus meminimalkan lipatan pada layar.
Data Counterpoint Research mencatat Samsung menguasai 40 persen pangsa pasar ponsel lipat global pada tahun 2025, disusul Huawei sebesar 30 persen. Kehadiran perangkat lipat Apple seharga di atas 2.000 dolar AS diperkirakan bakal menggeser peta persaingan pasar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow