Samsung Gunakan Flex Titanium untuk Layar Lipat Galaxy Fold8
Samsung memperkenalkan teknologi baru bernama Flex Titanium sebagai fondasi utama pengembangan perangkat Galaxy Fold8 series di London. Inovasi material ini dirancang untuk menghasilkan ponsel lipat yang lebih tipis dan ringan tanpa mengurangi ketahanan perangkat, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Pengembangan material baru tersebut dilakukan untuk menjawab tantangan teknis dalam merancang struktur layar lipat generasi terbaru. Samsung berupaya menipiskan profil perangkat sekaligus melindungi panel OLED agar kualitas tampilan visual tetap terjaga secara optimal.
"Pada seri Galaxy Z, kami membawa struktur layar lipat ke tingkat yang lebih tinggi. Struktur ini dikembangkan untuk menjawab tantangan berat, yaitu mencapai ketipisan dan melindungi panel OLED tanpa mengorbankan kekuatan, daya tahan, maupun pengalaman menonton," kata Executive Vice President Samsung Electronics, Mobile R&D Hardware, HS Moon.
Keputusan memanfaatkan material titanium diambil setelah produsen teknologi asal Korea Selatan tersebut melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengalaman merancang ponsel lipat selama tujuh generasi.
"Berbekal pengalaman tujuh generasi dalam teknologi perangkat lipat, Samsung meninjau kembali material dan struktur yang diperlukan untuk perangkat lipat generasi berikutnya. Hasilnya adalah teknologi Flex Titanium," kata HS Moon.
Karakteristik titanium dinilai sangat ideal untuk menahan beban mekanis akibat aktivitas membuka dan menutup layar yang dilakukan secara berulang-ulang oleh pengguna.
"Titanium memberi fondasi yang tepat. Material ini kuat, stabil, dan tahan terhadap deformasi permanen. Penggunaannya di bidang yang menuntut standar tinggi, seperti aplikasi kedirgantaraan, mencerminkan kekuatan dan keandalan yang diinginkan Samsung untuk layar lipat," ujar HS Moon.
Tantangan utama yang dihadapi tim riset tidak hanya berhenti pada pemeliharaan bahan dasar, melainkan pada pemrosesan titanium agar tetap fleksibel saat diaplikasikan pada layar.
"Namun, pemilihan titanium hanyalah permulaan. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana material yang digunakan kembali tersebut dapat diproses agar tetap kuat saat dilipat dan dibentangkan," kata HS Moon.
Untuk mengatasi masalah fleksibilitas, Samsung menerapkan dua lapisan khusus berupa titanium plate untuk menyerap tekanan dan titanium alloy filler yang dirancang sangat tipis guna mengikuti lekukan lipatan.
Proses manufaktur canggih yang melibatkan perlakuan panas presisi memungkinkan lapisan tersebut ditipiskan hingga ukuran mikrometer demi menjamin ketahanan jangka panjang.
"Melalui proses penipisan ekstrem dan perlakuan panas yang presisi, Samsung menyempurnakan komponen tersebut hingga ketebalannya hanya sepersepuluh mikrometer, kira-kira sepertiga dari ketebalan rambut manusia, sehingga memberikan daya tahan jangka panjang yang diperlukan untuk layar lipat," kata HS Moon.
Penerapan Flex Titanium berhasil memangkas ketebalan struktur layar hingga 10 persen, sehingga memberi ruang tambahan untuk kapasitas baterai yang lebih besar serta sistem pendingin yang lebih optimal.
"Di sinilah FlexTitanium memberikan nilai lebih bagi pengguna. Teknologi ini menghadirkan pengalaman menonton lebih imersif. Berkat layar lebih datar, tampilan lipatan yang lebih samar, serta lapisan akhir anti-refraksi yang baru dikembangkan, FlexTitanium memungkinkan desain perangkat lipat yang lebih tipis dan ringan," kata HS Moon.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow