Saham Treasuri CBDK Melonjak dan Suntik Modal Dua Anak Usaha

Smallest Font
Largest Font

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mengumumkan laporan registrasi pemegang saham bulanan per akhir Juni 2026. Emiten yang berada di bawah naungan Agung Sedayu dan Salim Group ini mencatatkan sejumlah perubahan kepemilikan efek.

Dilansir dari Investor Daily, porsi saham treasuri CBDK mengalami kenaikan signifikan mencapai 25.875.300 saham atau setara 0,46 persen. Jumlah tersebut melonjak dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 13.401.400 saham atau 0,24 persen.

Peningkatan kepemilikan saham treasuri ini terjadi di tengah masa pembelian kembali atau buyback saham perseroan. CBDK telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 250 miliar untuk periode buyback yang berlangsung mulai 20 Mei 2026 hingga 19 Agustus 2026.

Dampak dari aksi korporasi tersebut memicu penurunan kepemilikan investor publik dengan kepemilikan kurang dari 5 persen non-warkat. Porsinya menyusut menjadi 696.057.960 saham atau 12,27 persen dari sebelumnya 708.531.860 saham atau 12,49 persen.

Di sisi lain, komposisi pemegang saham pengendali tidak mengalami perubahan. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 terpantau tetap menguasai mayoritas saham perseroan sebesar 4.947.011.240 saham atau mencerminkan 87,27 persen.

Aktivitas transaksi ini juga mempengaruhi jumlah keseluruhan pemegang saham perusahaan yang menyusut 980 pihak. Total pemegang saham CBDK kini bersisa 28.865 pihak, dari posisi bulan sebelumnya yang sempat mencapai 29.845 pihak.

Selain pergerakan saham, Bangun Kosambi Sukses juga memperkuat struktur modal internal dengan mengucurkan dana segar ke entitas anak. Langkah strategis ini diambil guna mendukung rencana pengembangan usaha di sektor hilir.

CBDK resmi menyuntikkan tambahan modal senilai Rp 90,1 miliiar kepada PT Industri Pameran Nusantara. Kucuran dana tersebut disalurkan melalui mekanisme penyertaan saham baru yang diterbitkan oleh anak usahanya.

"CBDK juga mengumumkan ikut serta dalam penyertaan modal saham baru senilai Rp 13,8 miliar yang diterbitkan anak usaha, PT Samudra Mega Utama," kata ulasan Stockbit Sekuritas mengutip keterbukaan informasi.

Pasca-eksekusi penebalan modal tersebut, persentase kepemilikan saham emiten tidak mengalami dilusi. Porsi kepemilikan CBDK pada PT Industri Pameran Nusantara tetap bertahan di level 99,99 persen, sedangkan di PT Samudra Mega Utama kokoh pada angka 99,9 persen.

Sejalan dengan penambahan modal, PT Industri Pameran Nusantara melakukan diversifikasi dengan merambah lini operasional baru. Entitas usaha ini melebarkan sayap ke bidang manajemen pusat perbelanjaan, penyewaan gudang, penyediaan makanan bangunan tetap, hingga bisnis aktivitas bar.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed