Roy Keane Sebut Paolo Maldini Kekanak Kanakan Usai Mundur dari FIGC
Keputusan Paolo Maldini mengundurkan diri dari jabatan Direktur Teknik Federasi Sepakbola Italia (FIGC) memicu kritik tajam dari legenda Manchester United, Roy Keane. Mantan kapten Setan Merah tersebut menilai sikap yang ditunjukkan Maldini sangat kekanak-kanakan.
Maldini meletakkan jabatan tersebut meski baru bertugas selama 10 hari, seperti dilansir dari Detik Sport. Langkah ini diambil usai FIGC membatalkan rencana penunjukan Andrea Pirlo sebagai juru taktik anyar Timnas Italia.
Sebelumnya, Maldini sempat mendekati Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola, namun kedua pelatih top tersebut memberikan penolakan. Pirlo yang menjadi opsi terakhir sebenarnya bersedia menerima tawaran tersebut, tetapi pihak FIGC menolak karena keterikatannya sebagai duta sebuah perusahaan di Rusia.
Hubungan antara Maldini dan jajaran petinggi FIGC, termasuk Presiden Federasi Giovanni Malago, dilaporkan merenggang. Rumor yang beredar menyebut Malago sejatinya siap menyediakan dana besar demi memboyong Guardiola, meski rencana itu akhirnya gagal terealisasi.
Keane melayangkan kritik keras atas keputusan yang diambil sosok yang dikenal sebagai legenda AC Milan tersebut. Menurut Keane, seorang pemimpin tidak seharusnya pergi saat situasinya tidak berjalan sesuai rencana.
Saya sama sekali tidak menyukainya. Itu perilaku kekanak-kanakan. Anda tidak meninggalkan proyek hanya karena Anda tidak mendapatkan manajer pilihan Anda. Sepakbola tidak bekerja seperti itu, kata Roy Keane dikutip dari Mirror.
Orang-orang terus berbicara tentang loyalitas dan prinsip, itu bagus. Pertahankan pendapat Anda, tegakkan pendirian Anda. Tetapi begitu keputusan dibuat, tugas Anda adalah untuk bergerak maju. Itulah yang dilakukan para pemimpin, ujar Roy Keane.
Mereka tidak mengamuk hanya karena keadaan tidak berjalan sesuai keinginan mereka, kata Roy Keane.
Meski melemparkan kritik pedas, Keane menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati pencapaian Maldini sewaktu masih aktif menjadi pemain di lapangan hijau.
Maldini adalah legenda sepakbola. Tidak ada yang mempertanyakan apa yang telah dia capai sebagai pemain, tetapi ini bukan tentang reputasi. Ini tentang tanggung jawab, tutur Roy Keane.
Italia sedang berusaha membangun kembali setelah bertahun-tahun mengalami kekecewaan dan membutuhkan orang-orang terbaik untuk membantu menstabilkan keadaan, ujar Roy Keane.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow