Paolo Maldini Jelaskan Rencana dan Konflik dalam Pembaruan Sepak Bola Italia
Paolo Maldini mengungkapkan rencana reformasi sepak bola Italia yang terinspirasi dari pengalaman beberapa negara, termasuk Swiss, serta konflik yang menyebabkan pengunduran dirinya sebagai koordinator teknis FIGC.
Dalam wawancara dengan Corriere della Sera, Maldini menjelaskan bahwa proyeknya bertujuan membangun kembali sepak bola Italia dengan fokus pada pembentukan talenta baru dan mentalitas yang berbeda, yang diperkirakan memerlukan waktu delapan hingga sepuluh tahun.
Menurut Maldini, proyek ini mengharuskan keterlibatan semua komponen federasi dan komunikasi yang baik antar elemen untuk mencapai hasil yang diharapkan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk persiapan menghadapi pertandingan Nations League melawan Belgia, Turki, dan Prancis.
"Malagò menghubungi saya saat Paskah dan mengatakan kemungkinan dia menjadi Presiden FIGC serta mengajak saya bergabung," ujar Maldini. "Saya menyatakan kesediaan, tapi kemudian komunikasi terhenti dan baru dihubungi kembali sehari sebelum pemilihan untuk menjadi Presiden Club Italia."
Maldini menegaskan bahwa pembaruan sepak bola Italia bukan hanya soal membangkitkan tim nasional, melainkan merombak fondasi olahraga tersebut secara keseluruhan.
Dia juga membahas ketidaksepakatan dengan Presiden FIGC Giovanni Malagò terkait pemilihan pelatih kepala tim nasional. "Saya bertanya siapa yang akan memutuskan pelatih dan dia menjawab, 'Kalian yang memutuskan dan saya setuju.' Namun, situasi berubah setelah itu," kata Maldini.
Mengenai kontroversi yang melibatkan Andrea Pirlo terkait kaitan dengan sebuah perusahaan Rusia, Maldini mengaku tidak mengetahui situasi tersebut secara detail, tetapi menyadari pengaruhnya terhadap keputusan final.
"Tidak ada masalah hukum yang menghalangi Pirlo menjadi pelatih nasional," jelas Maldini. "Menurut saya, itu hanya alasan untuk menyingkirkan dia. Pirlo bersedia memutus hubungan dengan perusahaan Rusia itu dan dia adalah orang yang sangat benar, tidak pantas mendapat sorotan seperti itu."
Maldini menambahkan bahwa jika ada kemauan nyata untuk menunjuk Pirlo sebagai pelatih, tidak akan ada hambatan hukum yang berarti.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow