Rangers Kalahkan Jagiellonia 1-0 Lewat Penalti Lawrence Shankland
Penyerang Rangers Lawrence Shankland mencetak gol tunggal lewat titik putih untuk membawa timnya menang 1-0 atas Jagiellonia Bialystok pada leg kedua putaran ketiga kualifikasi Liga Europa di Stadion Ibrox, Glasgow, Kamis (13/8/2026) malam waktu setempat. Eksekusi penalti Shankland sebelum jeda babak pertama tersebut berhasil menyamakan agregat menjadi 2-2, setelah pada leg pertama pekan lalu klub Skotlandia itu menderita kekalahan 1-2 saat bertandang ke markas Jagiellonia di Polandia. Sejak peluit pertama dibunyikan, skuad asuhan Derek McInnes mengambil inisiatif serangan dengan menguasai aliran bola dan menekan lini pertahanan Jagiellonia yang menerapkan blok pertahanan rapat.
Tekanan bertubi-tubi tuan rumah akhirnya membuahkan hasil ketika wasit memberikan hadiah penalti yang diselesaikan secara tenang oleh Shankland untuk mengubah papan skor.
Menjelang pertandingan krusial ini, McInnes sempat menumpahkan kekecewaannya terkait krisis cedera yang menimpa barisan pemain utamanya, termasuk penyerang Youssef Chermiti yang mengalami cedera ACL. "Kami sangat kecewa dengan kabar cedera ACL Youssef Chermiti," ujar Manajer Rangers, Derek McInnes, seperti dilansir dari BBC.
Selain Chermiti yang dijadwalkan menjalani operasi di London, bek kiri Tuur Rommens juga harus absen hingga delapan minggu menyusul Ben Godfrey yang lebih dulu masuk ruang perawatan. "Saya tidak tahu pasti di mana dia berada saat ini. Kami telah dikaitkan dengan banyak pemain dan jelas yang satu itu mendapat sedikit momentum dan kami sudah cukup jauh memprosesnya," kata McInnes saat mengonfirmasi perburuan winger PSV Couhaib Driouech.
Menghadapi tren kurang memuaskan di kompetisi domestik usai kalah 1-2 dari Hibs di Liga Premier Skotlandia, McInnes menekankan pentingnya kemenangan untuk membangkitkan mentalitas tim dan para pendukung. "Kita semua bisa melakukannya dengan sebuah kemenangan," tutur McInnes. Pelatih berusia 55 tahun itu menginstruksikan para pemainnya untuk tampil lebih berani dan keluar dari zona nyaman demi mengamankan tiket menuju babak play-off.
"Tidak perlu dikatakan lagi betapa pentingnya bagi kami untuk mencoba dan menaikkannya besok. Kami ingin tekanan ada pada lawan, bukan pada diri kami sendiri," kata McInnes, seperti dikutip dari situs resmi Rangers FC.
Ia menilai atmosfer riuh Stadion Ibrox menjadi modal berharga bagi timnya untuk menekan lawan sepanjang laga. "Anda melihat minggu lalu di Polandia, bagi mereka yang ada di sana, betapa pentingnya atmosfer bagi tim tuan rumah," ujar McInnes. McInnes menambahkan bahwa dukungan penuh publik Glasgow sangat dibutuhkan skuadnya yang kini dihuni banyak wajah baru.
"Ini tidak akan ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Rangers dan Ibrox saat berada di kapasitas penuh, jadi semoga kami bisa memberi penonton sesuatu untuk didukung besok, dan terserah kami untuk mencoba memberi mereka dorongan itu karena mereka sangat mendambakan sesuatu untuk didukung," tutur McInnes.
Pelatih asal Skotlandia itu mengakui bahwa timnya sempat melakukan kesalahan fatal pada leg pertama yang berujung pada kekalahan. "Kami ingin mencoba dan memberikan penampilan besar besok jika kami bisa," kata McInnes.
Meski demikian, ia optimistis perbaikan lini belakang dan peningkatan intensitas permainan akan membawa hasil positif. "Kami lebih suka tidak melewatinya; kami lebih suka memenangkan pertandingan pada hari Minggu, dan memenangkan pertandingan pada hari Minggu tidak berarti semuanya menyenangkan, tetapi pada saat yang sama saya pikir kita semua bisa melakukannya dengan sebuah kemenangan," ujar McInnes.
McInnes juga menyoroti kebutuhan tim untuk tampil lebih efektif saat menyerang dan tidak ragu mengambil risiko di area penalti lawan. "Para pendukung bisa menggunakannya, para pemain bisa menggunakannya, dan saya pikir tidak ada yang lebih baik daripada mendapatkan suntikan dorongan dan suntikan kepercayaan diri kepada pendukung dengan meraih kemenangan," tutur McInnes. Evaluasi menyeluruh melalui rekaman video telah dilakukan jajaran pelatih untuk memperbaiki pergerakan pemain tanpa bola maupun saat menguasai bola.
"Jelas kami memiliki pekerjaan yang harus dilakukan; Saya pikir duel ini seimbang," kata McInnes.
Strategi penekanan balik (counter-press) menjadi fokus utama untuk meredam potensi serangan balik cepat yang dimiliki tim tamu. "Saya pikir kami layak di Polandia untuk waktu yang lama, tetapi kami harus memahami bahwa, seperti yang saya katakan minggu lalu, saya pikir kami berperan dalam kejatuhan kami sendiri dengan gol-gol yang kami terima," ujar McInnes. McInnes berharap kebangkitan di panggung Eropa ini menjadi titik balik bagi Rangers untuk mengarungi sisa musim.
"Jika kami bisa memperketat sisi itu, saya merasa kami memiliki permainan dan performa untuk lolos dari kualifikasi ini," kata McInnes.
Ia mengingatkan jajarannya agar tidak mengendurkan fokus karena Jagiellonia memiliki pemain-pemain berbahaya yang mampu membalikkan keadaan. "Jika kami bisa lolos dari kualifikasi ini, maka jelas semua orang mulai merasa sedikit lebih baik tentang diri mereka sendiri, tetapi itulah rencananya," tutur McInnes.
Keyakinan McInnes didasari pada motivasi tinggi para pemain baru yang mulai menyatu dengan skema permainan tim. "Adalah tugas saya dan para pemain untuk menjaga diri kita tetap berjalan dan positif, dan ada banyak perekrutan baru di gedung ini, dan ada banyak pemain yang berlatih dan bermain dengan motivasi seperti yang seharusnya mereka lakukan di Rangers," kata McInnes.
Hasil positif ini menjaga asa Rangers untuk melangkah ke babak play-off Liga Europa, di mana klub asal Georgia, Iberia 1999, telah menanti sebagai lawan berikutnya. "Semoga kami bisa mendapatkan hasil besok malam, yang akan membantu," ujar McInnes. McInnes meminta barisan depannya tampil lebih agresif dalam memanfaatkan setiap peluang di dalam kotak penalti.
"Saya pikir kami pasti perlu memasukkan lebih banyak pemain ke dalam kotak penalti kadang-kadang," kata McInnes.
Pendekatan taktik yang lebih dinamis terbukti mampu merepotkan barisan pertahanan lawan sepanjang pertandingan berlangsung. "Kami mengadakan video pagi ini, dan kami membahas beberapa klip dari pertandingan minggu lalu dan hal-hal tertentu yang perlu kami komit untuk dilakukan, dan saya pikir kami perlu bermain dengan sedikit lebih banyak risiko dengan permainan kami; kami harus kurang aman," tutur McInnes. Peningkatan tempo permainan di babak kedua menjadi kunci utama keberhasilan tuan rumah meredam perlawanan Jagiellonia.
"Saya pikir kami terlalu aman untuk kesukaan saya, dan mencoba memaksakan masalah ini sedikit lebih banyak dan bermain dengan sedikit lebih banyak tempo," ujar McInnes.
Kombinasi pergerakan taktis dan disiplin tinggi membuat tim tamu tidak mampu mengembangkan permainan terbaik mereka. "Saya pikir tempo permainan kami jauh lebih baik di babak kedua dalam hal pergerakan kami di luar bola dan pergerakan dengan bola, dan kami menciptakan sejumlah peluang," kata McInnes.
McInnes menegaskan pentingnya keseimbangan antara menyerang dan bertahan agar tidak memberi celah bagi lawan. "Jika kami bisa mendapatkan sesuatu yang serupa sejak awal, itu akan bagus, tetapi kami juga harus memastikan bahwa counter-press kami bagus, pertahanan kami bagus saat kami menyerang, dan memastikan bahwa kita semua berada di titik yang tepat," tutur McInnes.
Kewaspadaan terhadap pergerakan pilar kunci Jagiellonia menjadi instruksi khusus yang berhasil dijalankan dengan baik oleh lini belakang Rangers. "Mereka memiliki pemain yang dapat membuat perbedaan bagi mereka, dan kami hanya harus memastikan bahwa pengaruh mereka pada permainan kurang dari sebelumnya, terutama di babak pertama," ujar McInnes.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow