Qualcomm Akuisisi Modular dan Gandeng BMW untuk Ekspansi Bisnis AI

Smallest Font
Largest Font

Qualcomm resmi menyelesaikan akuisisi perusahaan infrastruktur perangkat lunak kecerdasan buatan Modular senilai 3,9 miliar dolar AS dan mengumumkan kesepakatan multi-tahun dengan BMW Group pada Rabu. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperluas kapabilitas platform AI dan bisnis otomotif perusahaan.

Meskipun mengumumkan dua langkah strategis besar tersebut, saham Qualcomm (QCOM) tercatat turun 0,8 persen pada perdagangan pagi menjelang rilis laporan keuangan kuartal ketiga fiskal. Meski demikian, sentimen investor ritel di platform Stocktwits masih berada di area optimistis dengan peningkatan volume perbincangan sebesar 40 persen.

Berdasarkan data estimasi analis di Koyfin, Wall Street memproyeksikan produsen chip tersebut akan membukukan pendapatan sebesar 9,6 miliar dolar AS dan laba per saham sebesar 2,22 dolar AS pada kuartal ini.

Dalam akuisisi berbasis saham senilai 3,9 miliar dolar AS yang pertama kali diumumkan pada 24 Juni tersebut, Qualcomm menyerap seluruh portofolio Modular. Portofolio tersebut mencakup bahasa pemrograman Mojo, platform inferensi MAX, serta produk Modular Cloud.

Pihak Qualcomm menyatakan bahwa Modular akan tetap melanjutkan pengembangan produk perangkat lunaknya, sekaligus mendapatkan akses ke ekosistem Qualcomm yang lebih luas mulai dari perangkat, pusat data, infrastruktur edge, hingga platform AI.

"Dapat diterapkan secara efisien di seluruh perangkat keras sambil memaksimalkan kinerja," kata Cristiano Amon, CEO Qualcomm.

Menurut Cristiano Amon, akuisisi ini menjadi solusi atas masalah utama industri dengan memberi pembuat program cara untuk mengembangkan AI tanpa terikat pada ekosistem satu vendor saja. Teknologi Modular dirancang untuk mendukung berbagai platform silikon, termasuk chip dari Nvidia dan Advanced Micro Devices (AMD).

Selain akuisisi, Qualcomm menyepakati kerja sama multi-tahun dengan BMW Group sebagai penyedia utama silikon komputasi untuk sistem kokpit digital serta sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut (ADAS/AD) pada kendaraan generasi berikutnya.

Kerja sama tersebut mencakup portofolio Snapdragon Digital Chassis milik Qualcomm, termasuk platform Snapdragon Cockpit dan Snapdragon Ride. Kolaborasi ini memperkuat kemitraan kedua perusahaan yang sebelumnya telah meluncurkan sistem Snapdragon Ride Pilot pada mobil listrik BMW iX3 di bulan November 2025.

Secara keseluruhan, kinerja saham Qualcomm telah mengalami penurunan hampir 7 persen sepanjang tahun ini dan bergerak stagnan dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed