Putri Kusuma Wardani Siasati Minimnya Partner Latihan Jelang Japan Open
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, terpaksa mengubah strategi latihan akibat minimnya rekan latih tanding yang selevel di Pelatnas PBSI, Cipayung, menjelang turnamen Japan Open 2026 yang akan digelar pada 14-19 Juli 2026.
Seperti dilansir dari Detik Sport, atlet berusia 23 tahun tersebut kini menjadi satu-satunya tumpuan utama di sektor tunggal putri papan atas setelah mundurnya Gregoria Mariska Tunjung dari Pelatnas.
Putri saat ini bertengger di peringkat 6 dunia, sementara dua kompatriot juniornya, Thalita Ramadhani Wiryawan dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, masih berada di peringkat 57 dan 74 dunia sehingga keikutsertaan mereka dalam turnamen level tinggi sangat terbatas.
Kondisi kesendirian di level elit ini diakui Putri membawa tantangan tersendiri dalam masa persiapan kompetisi.
"Kalau di dalam pertandingan sebenarnya agak kesulitan karena setiap pertandingan aku sendiri ya. Kayak enggak ada teman atau partner buat kayak tes lapangan atau latihan gitu. Ya agak sedikit kesulitan sih, cuma ya mau bagaimana lagi ya," ujar Putri Kusuma Wardani, Atlet Tunggal Putri Indonesia.
Untuk menyiasati keterbatasan rekan sepantaran di sektor tunggal, kepala pelatih Coach Iman mengarahkan bantuan dari sektor ganda putri dan ganda campuran guna mendampingi proses latihan Putri.
"Paling biasanya Coach Iman (pelatih tunggal putri) kasih (bantuan) dari sektor ganda, kayak ganda putri ataupun mix double," kata Putri Kusuma Wardani, Atlet Tunggal Putri Indonesia.
Pola simulasi pertandingan bertarung menghadapi dua pemain sekaligus menjadi menu latihan rutin yang kerap dilakoninya saat ini.
"Tapi seringnya ganda putri sih membantu, kayak 2 lawan 1. Terus pas game 2 lawan 1, gitu," lanjut Putri Kusuma Wardani, Atlet Tunggal Putri Indonesia.
Meskipun metode ini dinilai tidak ideal, juara Korea Masters 2024 tersebut merasa terbantu dalam menjaga ritme permainan dan feeling bertanding, serta berharap para juniornya bisa segera menyusul ke level atas.
"Harapan saya mereka saat diturunkan di turnamen Super 100 dan 300 itu juara, jadi bisa kayak mengumpulkan banyak poin. Enggak butuh kualifikasi lagi gitu loh, tapi langsung main ke babak utama," ujar Putri Kusuma Wardani, Atlet Tunggal Putri Indonesia.
Menghadapi Jepang Open 2026 dan China Open berikutnya, juara Orleans Masters 2022 ini telah meningkatkan porsi latihan fisik serta teknik sejak sebulan lalu.
"Ya, alhamdullilah untuk persiapan semua berjalan lancar. Dari teknik dan fisik sudah ditambahkan semua dari sebulan lalu," kata Putri Kusuma Wardani, Atlet Tunggal Putri Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow