PT MRT Jakarta Bangun Pedestrian Deck Senilai Rp 300 Miliar di Dukuh Atas
PT MRT Jakarta mengalokasikan investasi sekitar Rp 300 miliar untuk membangun fasilitas pejalan kaki atau Pedestrian Deck di kawasan Dukuh Atas. Proyek ini sedang dalam tahap lelang dan ditargetkan selesai akhir 2028, dilansir dari Detik Finance.
Pedestrian Deck ini menggunakan struktur baja dengan diameter 100 meter dan ketinggian sekitar 8 meter dari Jalan Sudirman, yang memastikan ruang aman untuk akses pemadam kebakaran, ujar Agus Trihan, Advisor Program Management Office Division MRT Jakarta.
Proyek ini menjadi bagian pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang menghubungkan enam moda transportasi, mulai dari MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, Transjakarta, kereta bandara, hingga KRL.
Agus menjelaskan, "Kalau dari titik antarmoda ini sebenarnya yang ada penghematan sekitar 2-3 menit. Tapi yang paling signifikan adalah dari sisi Landmark mau ke Shangri-La."
Dia menambahkan, "Sekarang ini yang paling kacau karena dia harus dari bawah mulai ke atas, ke selatan, baru kesini lagi, baru bisa kesini kan. Berdasarkan hasil kajian, penghematan waktu tempuhnya dapat mencapai sekitar 4-5 menit."
Target kontraktor mulai pengerjaan proyek ini pada November 2026 dan selesai akhir 2028.
Agus juga menegaskan pembangunan Pedestrian Deck tidak akan memengaruhi keberadaan Patung Sudirman yang sempat dirumorkan akan dibongkar.
"Dulu kan sempat ada rumor-rumor Patung Sudirman mau dibongkar. Justru kita sekarang membuat 'ruang bernafas', jadi bisa menikmati Patung Sudirman (dari dalam Pedestrian Deck)," ujar Agus.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow