Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih Beroperasi Akhir 2026

Smallest Font
Largest Font

Presiden Prabowo Subianto melaporkan sebanyak 10.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berhasil didirikan dan dioperasikan hingga Agustus 2026. Pemerintah kini membidik target perluasan hingga 30.000 unit koperasi yang dapat beroperasi optimal pada akhir tahun ini, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Dari total koperasi yang sudah beroperasi saat ini, sebanyak 300 unit dilaporkan telah berjalan secara optimal. Kehadiran ribuan unit koperasi ini menjadi sarana pertama dalam sejarah nasional bagi pemerintah untuk terlibat langsung dalam mengelola rantai pasok serta distribusi barang-barang bersubsidi.

Langkah penguasaan rantai pasok tersebut dinilai penting demi menjaga stabilitas pasar dari upaya manipulasi para pemilik modal besar.

"Dengan koperasi Merah Putih, pertama dalam sejarah Indonesia, dari sejak kita menerima kedaulatan, untuk pertama kali negara akan menguasai rantai pasok sendiri sehingga tidak bisa kita dipermainkan oleh saudagar-saudagar yang hendak mempermainkan pasar," tegas Prabowo.

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini bukan merupakan bentuk sikap anti-pasar karena pertumbuhan ekonomi tetap didasarkan pada mekanisme pasar yang berjalan. Langkah ini diambil sebagai bentuk pengamanan atas praktik kecurangan yang kerap terjadi di lapangan.

"Kita tidak anti-pasar, tidak bisa kita anti-pasar. Ekonomi adalah didasarkan pada bergeraknya pasar. Tapi pasar bisa dimanipulasi! Pasar bisa dirusak, pasar bisa diatur oleh mereka yang menguasai modal besar," ujar Prabowo.

Pemberdayaan masyarakat desa melalui penguatan lembaga koperasi menjadi fokus utama pemerintah dalam membendung ketimpangan tersebut.

"Karena itu rakyat kita harus kita bantu, kita harus organisir, kita harus berdayakan melalui koperasi. Koperasi yang dibantu, koperasi yang diperkuat, koperasi yang diberdayakan," sambungnya.

Guna memastikan efektivitas distribusi, ke depan seluruh penyaluran produk bersubsidi akan dipusatkan sepenuhnya melalui Koperasi Merah Putih. Skema ini diterapkan agar barang subsidi tidak diperjualbelikan kembali kepada masyarakat dengan harga yang lebih tinggi.

"Semua barang-barang subsidi akan disalurkan melalui Koperasi Merah Putih, sehingga barang-barang subsidi tidak boleh dan tidak bisa diperdagangkan. Subsidi adalah uang rakyat, barang yang disubsidi disubsidi uang rakyat utk rakyat dan bukan dagangan," tegas Prabowo lagi.

Pemerintah pun optimis target perluasan jaringan koperasi di seluruh wilayah Indonesia dapat tercapai sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditentukan.

"Target kita akhir tahun 2026 harus 30.000 koperasi Merah Putih berdiri dan beroperasi dengan baik," tandasnya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed