Portland Timbers Tanpa Kevin Kelsy Saat Hadapi Austin FC di MLS

Smallest Font
Largest Font

Portland Timbers dijadwalkan bertanding melawan Austin FC tanpa penyerang andalan Kevin Kelsy di Providence Park pada Sabtu malam waktu setempat. Striker asal Venezuela tersebut harus absen lantaran sedang mengurus visa untuk merampungkan kepindahannya ke klub Skotlandia, Rangers, dengan nilai transfer 13 juta dolar AS.

Absennya Kelsy menjadi tantangan tersendiri bagi Portland yang berada di peringkat kesembilan Konferensi Barat. Pemain berusia 22 tahun itu tampil impresif sepanjang musim ini dengan mengemas sembilan gol di semua kompetisi, termasuk tujuh gol di ajang MLS.

Manajer Portland Timbers, Marti Cifuentes, mengakui keputusan melepas Kelsy merupakan langkah berat bagi tim. Meski demikian, ia memercayakan proses pembenahan skuad kepada manajemen klub sebelum jendela transfer sekunder MLS ditutup pada 2 September 2026.

"Ini jelas merupakan keputusan klub, jadi kami telah mendiskusikan pro dan kontranya," kata Marti Cifuentes, Manajer Portland Timbers.

Cifuentes menegaskan optimismenya terhadap kinerja jajaran manajemen dalam mencari pengganti yang sepadan.

"Kevin tampil baik, dia adalah penyerang muda berbakat. Namun kami memiliki kepercayaan penuh pada Ned [Grabavoy], manajer umum kami, dan timnya untuk memastikan bahwa kami lebih kuat pada akhir jendela transfer," ujar Marti Cifuentes, Manajer Portland Timbers.

Sebelum kesepakatan transfer Kelsy tercapai, Portland tengah menikmati tren positif dengan hanya menelan satu kekalahan dari tujuh laga MLS terakhir. Tim asuhan Cifuentes baru saja bermain imbang 1-1 melawan Los Angeles FC dan memetik kemenangan kandang 3-1 atas San Diego FC.

Menghadapi Austin FC, Portland berambisi melanjutkan rekor manis di kandang setelah mencatatkan tiga kemenangan beruntun di Providence Park. Cifuentes berharap anak asuhnya mampu tampil konsisten sejak awal laga meski Austin FC datang dengan motivasi bangkit usai tersingkir dari Leagues Cup.

"Memang benar mungkin sulit untuk menarik banyak kesimpulan dari pertandingan di mana mereka mendapat kartu merah setelah baru berjalan 40 menit," kata Marti Cifuentes, Manajer Portland Timbers.

Ia juga menyoroti rekor tandang lawan yang dinilainya tetap berpotensi merepotkan lini pertahanan timnya.

"Tapi mereka adalah tim yang sedikit lebih baik saat bertandang daripada saat di kandang," ujar Marti Cifuentes, Manajer Portland Timbers.

Cifuentes meminta para pemainnya tetap mewaspadai kekuatan Austin FC yang dihuni deretan pemain berkualitas.

"Kami tahu juga ada kelelahan dari perjalanan jauh tersebut, tapi saya mengharapkan tim yang kompetitif. Mereka mengganti manajer, jadi mungkin mereka berada dalam sedikit momen transisi, namun mereka masih memiliki pemain-pemain bagus," kata Marti Cifuentes, Manajer Portland Timbers.

Cifuentes menegaskan fokus utama timnya adalah langsung tampil menekan sejak menit pertama pertandingan.

"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, yang perlu kita mulai dengan menekan sejak awal. Saya ingin melihat performa yang bagus dan berkelanjutan," ujar Marti Cifuentes, Manajer Portland Timbers.

Di sisi lain, pemain Portland Kristoffer Velde menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan setelah berkontribusi dalam tujuh gol dari enam laga terakhir MLS. Sementara itu, Austin FC mengandalkan Brendan Hines-Ike yang baru saja mencetak gol sundulan saat timnya bermain imbang 1-1 melawan Philadelphia Union.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed