Poltek SSN Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026 Kuota 50 Orang
Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) resmi menerima penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027. Masa pendaftaran dibuka selama satu bulan, terhitung sejak 10 Agustus sampai 10 September 2026.
Peluang kelulusan terbilang kompetitif karena alokasi penerimaan hanya menyasar 50 orang peserta. Dikutip dari Detikcom, ketetapan kuota tersebut merujuk pada Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/4038/M.SM.01.00/2026.
Pihak kampus menyediakan daya tampung untuk empat program studi, salah satunya D4 Rekayasa Kriptografi yang mendapat alokasi sebanyak 18 mahasiswa.
Calon peserta wajib memenuhi syarat kewarganegaraan Indonesia, taat Pancasila serta UUD 1945, dan berusia minimal 17 tahun serta maksimal 21 tahun per 31 Desember 2026. Pendaftar berasal dari lulusan SMA/MA jurusan IPA (Kurikulum 2013) atau seluruh jurusan (Kurikulum Merdeka), serta SMK Teknik Elektronika dan SMK TI bidang keahlian TIK.
Aspek akademis mensyaratkan nilai rata-rata Matematika dan Bahasa Inggris teori minimal 80 pada semester 4 dan 5. Dari segi fisik, tinggi badan pria ditentukan minimal 160 cm dan wanita 150 cm dengan berat badan seimbang, sehat jasmani-rohani, serta tidak bebas/parsial buta warna.
Persyaratan kualifikasi lainnya mencakup larangan bertato/tindik (kecuali ketentuan adat/agama wanita), belum pernah menikah, tidak memiliki anak, belum pernah drop out dari perguruan tinggi kedinasan lain, tidak terikat ikatan dinas, memiliki NIK valid, aktif BPJS Kesehatan, bersedia membayar biaya SKD BKN, serta siap ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
Kelengkapan Dokumen dan Alur Pendaftaran
Peserta diharuskan menyiapkan sejumlah berkas digital untuk diunggah saat pendaftaran secara daring:
- Pas foto berwarna latar merah terbaru maksimal 200 KB (format JPG).
- Scan KTP asli atau Kartu Keluarga asli maksimal 200 KB (format JPG).
- Scan gabungan rapor semester 4 dan 5 (Matematika & Bahasa Inggris) serta identitas diri maksimal 1000 KB (format PDF).
- Scan surat keterangan sehat serta surat pemeriksaan bebas buta warna dari Puskesmas/dokter pemerintah masing-masing maksimal 500 KB (format PDF).
- Scan surat pernyataan diri bermaterai Rp 10.000 maksimal 700 KB (format PDF).
- Scan atau tangkapan layar Kartu BPJS Kesehatan maksimal 200 KB (format JPG).
Tahapan pendaftaran diawali dengan pembuatan akun pada portal SSCASN Sekolah Kedinasan, mencetak kartu akun, lalu login menggunakan NIK serta kata sandi. Setelah mengunggah swafoto, pendaftar memilih Politeknik Siber dan Sandi Negara beserta program studi tujuan, melengkapi biodata, mengisi nilai, dan mengunggah dokumen pendukung.
Proses dilanjutkan dengan mencetak kartu pendaftaran SSCASN, memantau hasil verifikasi administrasi untuk memperoleh kode billing bayar SKD, dan mengunduh kartu peserta seleksi.
Rangkaian Seleksi
Seluruh calon mahasiswa diwajibkan mengikuti delapan tahapan seleksi secara berurutan:
- Pendaftaran dan seleksi administrasi
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
- Seleksi akademik
- Seleksi psikologi
- Seleksi kesehatan
- Seleksi kebugaran
- Seleksi Litpers (CT/MI tertulis dan wawancara)
- Pantukhir (pemantauan akhir)
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow