Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga Hindu di Bangladesh

Smallest Font
Largest Font

Kepolisian Bangladesh menangkap Siddhartha Das (23) dan Mugdha Das (19) atas tuduhan pembunuhan terhadap satu keluarga Hindu beranggotakan empat orang di area Kamal Kachna, Kota Rangpur. Penangkapan dilakukan di tempat pembakaran mayat Dakhiganj setelah jenazah para korban ditemukan pada Sabtu malam.

Para korban diidentifikasi sebagai Ganapati Chakraborty (65), seorang pensiunan guru dan praktisi medis alternatif, istrinya Pritilata Chakraborty (50), putri mereka Agami Chakraborty Prarthi (23), serta putra mereka Priyam Chakraborty (12).

Peristiwa berdarah tersebut bermula ketika kedua pelaku menyusup ke atap rumah Ganapati melalui bangunan tetangga pada Kamis malam untuk mengonsumsi obat-obatan terlarang jenis yaba. Ganapati yang mendengar suara mencurigakan langsung naik ke atap untuk mengecek keadaan.

Pelaku yang panik identitasnya akan terbongkar kemudian mencekik Ganapati menggunakan kain handuk katun tipis hingga tewas. Saat mendengar kegaduhan, Pritilata menyusul ke atas dan langsung dicekik pelaku di tangga rumah. Kedua anak korban juga dibunuh dalam insiden tersebut, dengan jasad Priyam ditemukan tersembunyi di bawah tempat tidur.

Setelah melakukan aksi pembunuhan, kedua pelaku tidak langsung melarikan diri melainkan menetap di dalam rumah hingga Jumat pagi. Mereka mandi, mengonsumsi buah kurma dari meja makan, dan melanjutkan konsumsi obat-obatan terlarang di lokasi kejadian.

Untuk menghilangkan jejak, kedua tersangka merendam ponsel milik Ganapati dan Pritilata ke dalam air yang dicampur deterjen guna menghapus sidik jari. Mereka juga merusak tatanan rumah untuk merekayasa kejadian agar terlihat seperti kasus perampokan biasa.

Sebelum meninggalkan lokasi saat ibadah shalat Jumat berlangsung, pelaku menggasak perhiasan emas dan menyembunyikannya di lahan kosong di belakang kuil dekat pemukiman korban. Barang bukti perhiasan tersebut kini telah diamankan kepolisian berdasarkan pengakuan para tersangka.

Penemuan jasad berawal dari kecurigaan pihak keluarga yang tidak bisa menghubungi korban sejak Kamis malam. Adik korban, Puja Chakraborty, mendatangi rumah tersebut pada Sabtu malam dan mendapati pintu gerbang utama dalam keadaan terkunci rapat.

Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sekitar pukul 22.45 waktu setempat terpaksa mendobrak pintu rumah. Petugas mendapati kondisi jenazah sudah mulai membusuk karena diperkirakan telah meninggal dunia dua hari sebelum ditemukan.

Kepolisian Metropolitan Rangpur mengonfirmasi bahwa kedua tersangka telah mengakui seluruh perbuatannya. Saat ini kasus pembunuhan resmi diproses hukum, sementara hasil penyelidikan awal mengonfirmasi keluarga korban tidak memiliki riwayat perselisihan atau musuh sebelumnya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed