AchmadNurHidayat.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak hati-hati pekan ini seiring banjir data ekonomi penting dari dalam dan luar negeri. Phintraco Sekuritas memperkirakan rentang pergerakan IHSG berada pada resistance 6.000, pivot 5.900, dan support 5.800.
Perusahaan sekuritas itu juga menyampaikan enam saham berpotensi mencatatkan keuntungan dalam jangka pendek, termasuk PT Astra International Tbk (ASII).
Di pasar global, bursa AS tutup pada Jumat (3/7/2026) untuk libur, sementara mayoritas indeks utama menguat. Penguatan itu didorong oleh harapan bahwa The Fed menunda kenaikan suku bunga setelah data nonfarm payrolls Juni yang dirilis lebih rendah dari perkiraan.
Selain itu, koreksi harga minyak mentah turut meredam kekhawatiran terhadap kenaikan inflasi terkait energi, demikian catatan Phintraco Sekuritas dalam riset yang diterbitkan Senin (6/7/2026).
Harga emas mencatat kenaikan 2,3% ke level US$4.182 per ons troi pekan lalu, menjadi kenaikan mingguan pertama sejak Mei 2026 akibat menurunnya peluang kenaikan suku bunga oleh The Fed pada September 2026.
Pemantauan Data Global
Phintraco menyoroti sejumlah rilis yang akan menjadi fokus investor pekan ini, antara lain FOMC minutes untuk melihat perbedaan pandangan pejabat The Fed terkait kebijakan moneter, serta data ISM Services PMI, existing home sales, dan neraca perdagangan AS.
Dari Eropa, Bank Sentral Eropa (ECB) dijadwalkan merilis akun kebijakan moneter. Selain itu, pasar juga mencermati data ekonomi dari Jepang dan China serta pertemuan OPEC.
Pantau Data Penting Domestik
Di dalam negeri, rangkaian data yang akan dirilis meliputi cadangan devisa pada Selasa (7/7/2026), indeks keyakinan konsumen pada Rabu (8/7/2026), penjualan ritel dan penjualan sepeda motor pada Kamis (9/7/2026), serta penjualan mobil pada Jumat (10/7/2026).
Phintraco menilai koreksi harga minyak dan rebound harga emas masih akan menjadi faktor pendukung sentimen pasar dalam negeri pada pekan ini.
Lebih jauh, Bursa Efek Indonesia sedang mengkaji penghapusan tiga kriteria papan pemantauan khusus terkait free float, likuiditas rendah, dan saham yang disuspensi. Bursa juga mempertimbangkan penyesuaian batas autorejection menjadi bertingkat berdasarkan rentang harga saham.
Menurut Phintraco, evaluasi ini bertujuan mendukung mekanisme perdagangan yang lebih transparan dan efisien. Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi menguji level psikologis 6.000 dalam pekan berjalan.
Saran Saham
Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham yang dinilai berpeluang menguntungkan pekan ini, yaitu:
- ASII
- DSSA
- AVIA
- NCKL
- EMAS
- ELSA
Ikuti AchmadNurHidayat.ID
