AchmadNurHidayat.ID — Saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) ditutup di level Rp 570 pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026, atau menguat 4,59% dari hari sebelumnya. Meski demikian, transaksi mencatatkan net sell oleh investor asing sebesar Rp 2,51 miliar pada hari itu.
Volume perdagangan mencapai 17,4 juta saham dengan frekuensi 1.479 kali dan nilai transaksi sekitar Rp 9,97 miliar. Pergerakan harga tersebut didominasi oleh pembelian dari investor domestik; broker Stockbit Sekuritas dan Verdhana Sekuritas masing-masing tercatat melakukan net buy domestik sebesar Rp 3,6 miliar dan Rp 2,1 miliar.
Tekanan Penjualan Asing Sepanjang Tahun
Sejak awal tahun (year to date/ytd), saham BSDE merosot 37,02%. Selama periode tersebut, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih secara bertubi-tubi senilai Rp 220,85 miliar.
Valuasi Perusahaan
Dari sisi valuasi, saham BSDE tercatat murah dengan rasio price to book value (PBV) sekitar 0,27 kali. Nilai buku per saham perusahaan tercatat berada di kisaran Rp 2.100-an. Sementara itu, price earning ratio (PER) perusahaan tercatat 10,87 kali (annualized).
Kinerja Kuartal I-2026
BSDE merilis laporan keuangan kuartal I-2026 yang diaudit, menunjukkan penurunan pendapatan usaha menjadi Rp 2,36 triliun dari Rp 2,7 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi Rp 277,62 miliar, dari Rp 305,87 miliar.
Analisis Mandiri Sekuritas dalam Investor Digest 30 Juni 2026 mencatat penurunan tajam didorong oleh merosotnya pendapatan dari segmen perumahan tapak. Total pendapatan turun 12% secara tahunan (yoy), sedangkan laba bersih setelah pajak (PATMI) turun 8% yoy. Laporan juga mencatat peningkatan rasio utang bersih seiring peningkatan penarikan pinjaman.
Meski demikian, Mandiri Sekuritas tetap memberikan rekomendasi buy untuk saham BSDE dengan target harga Rp 1.360.
Ikuti AchmadNurHidayat.ID
