— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (6/7/2026) setelah ditutup menguat 2,28% ke level 5.875,7 pada akhir pekan lalu.

Pergerakan bursa domestik sejalan dengan reli bursa Asia, didukung pelemahan dolar AS dan membaiknya risk appetite investor. Pasar Amerika Serikat sempat tutup penuh pada Jumat (3/7/2026) untuk memperingati Hari Kemerdekaan, dan perdagangan kembali normal pada Senin (6/7/2026).

Penguatan juga tercermin pada nilai tukar rupiah yang menguat ke Rp 17.951 per dolar AS. Mayoritas saham bergerak positif, namun nilai transaksi relatif rendah di kisaran Rp 10 triliun, mengindikasikan sikap selektif di kalangan investor.

Fokus Pasar Pekan Ini

Pelaku pasar diperkirakan akan mencermati keberlanjutan arus dana asing, dinamika rupiah, serta sentimen global pascalibur AS. Dari domestik, investor menunggu rilis sejumlah data ekonomi utama yang berpotensi menjadi penentu arah pasar dalam jangka pendek.

Analisis Teknikal dan Rekomendasi

Dalam ulasan yang dirilis pada Senin (6/7/2026), BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan secara teknikal peluang technical rebound masih terbuka selama IHSG bertahan di atas level support 5.730.

“Secara teknikal, peluang technical rebound masih terbuka selama IHSG bertahan di atas support 5.730, dengan target penguatan menuju resistance psikologis 6.000,” tulis BRI Danareksa Sekuritas.

Perusahaan sekuritas tersebut menambahkan bahwa keberhasilan menembus resistance akan memperkuat momentum pemulihan jangka pendek.

BRI Danareksa memberikan rekomendasi saham BUMI, PADI, dan AMMN untuk tujuan trading pada perdagangan Senin (6/7/2026).