Pertamina Mergerkan PET ke Patra Niaga Perkuat Bisnis Hilir
Pertamina melakukan penggabungan PT Pertamina Energy Terminal (PET) ke PT Pertamina Patra Niaga (PPN) sebagai bagian dari restrukturisasi bisnis hilir tahap kedua, efektif mulai 1 September 2026, dilansir dari Detik Finance. Penggabungan ini ditandatangani oleh Direktur Utama PPN Mars Ega Legowo Putra dan Direktur Utama PET Bayu Prostiyono di hadapan notaris Jose Dima. Langkah ini merupakan kelanjutan dari restrukturisasi tahap pertama yang sudah berjalan sejak 1 Februari 2026. Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa penggabungan ini bukan hanya aspek legal, tetapi komitmen untuk membangun bisnis hilir yang terintegrasi secara struktural, andal, kompetitif, dan berkeadilan.
"Apa yang kita tandatangani hari ini adalah komitmen bersama untuk membangun bisnis hilir yang tidak hanya terintegrasi secara struktural, tetapi juga andal, kompetitif, dan berkeadilan," ujar Simon.
Simon menekankan bahwa manfaat integrasi ini harus dirasakan seluruh masyarakat dari Sabang sampai Merauke. Ia juga mengingatkan bahwa operasional bisnis hilir harus berjalan tanpa hambatan meski di tengah transformasi yang kompleks. "Di tengah arus transformasi yang kompleks dan menuntut, operasional bisnis hilir tidak boleh surut, bahkan satu detik pun," tegas Simon.
Simon juga menyatakan bahwa pelayanan energi adalah nafas utama Pertamina yang harus dijaga terus oleh seluruh jajaran perusahaan. "Kita tidak hanya membangun struktur, tetapi juga menjaga denyut pelayanan kepada bangsa," ujar Simon.
Dalam kerangka amanat Danantara, Simon mengajak seluruh jajaran untuk menjaga konsistensi arah, memperkuat tata kelola, dan memastikan transisi berjalan mulus tanpa mengganggu pelayanan energi. "Teruslah mengoptimalkan rantai nilai, efisiensi biaya, dan sinergi operasional, sehingga Pertamina benar-benar menjadi perusahaan energi yang fokus, kuat, dan bermartabat," tambahnya. Penggabungan ini merupakan lanjutan dari restrukturisasi tahap pertama yang melibatkan penggabungan PT Kilang Pertamina Internasional dan anak perusahaan PT Pertamina International Shipping ke PPN, serta pengalihan armada kapal ke PPN.
Simon menambahkan selama proses integrasi, operasional bisnis hilir tetap berjalan penuh untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat dengan fokus pada penataan proses dan optimalisasi biaya serta sinergi operasional setelah tanggal efektif.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Direksi Holding, Subholding, dan anak perusahaan terkait sebagai bagian dari komitmen Pertamina memperkuat integrasi dan daya saing bisnis hilir nasional guna mendukung ketahanan energi Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow