Pengamat Minta Pemerintah Kaji Rencana BLU Batu Bara

Smallest Font
Largest Font

Peneliti Energi Alpha Research Ferdy Hasiman meminta pemerintah mengkaji secara menyeluruh rencana pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) batu bara agar tidak mengganggu fleksibilitas operasional pembangkit listrik, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Rabu (2/9/2026).

Mekanisme baru pengadaan bahan bakar tersebut dinilai harus mengutamakan efisiensi tanpa menambah hambatan teknis bagi pasokan listrik nasional.

"Jangan sampai mekanisme yang dibuat untuk mengefisienkan pengadaan justru menyulitkan operasional pembangkit," ujar Ferdy Hasiman, Peneliti Energi Alpha Research.

Menurut Ferdy, proses pengadaan batu bara membutuhkan pertimbangan teknis yang matang. Faktor kualitas, spesifikasi, volume, waktu pengiriman, hingga karakteristik tiap pembangkit listrik harus masuk dalam kalkulasi pasokan.

"Pengadaan batu bara tidak bisa hanya dilihat dari sisi harga dan mekanisme pembelian. Kualitas, spesifikasi, volume, waktu pengiriman, hingga karakteristik masing-masing pembangkit harus menjadi pertimbangan dalam menentukan pasokan," kata Ferdy Hasiman.

Pembagian kewenangan antara pihak BLU dan pengelola pembangkit juga dinilai harus diperjelas sejak awal. Kejelasan aturan ini krusial demi menghindari risiko tumpang tindih kewenangan serta keterlambatan distribusi batu bara.

Fleksibilitas sistem kelistrikan sangat dibutuhkan mengingat fluktuasi kebutuhan pembangkit dan potensi gangguan pasokan yang dapat terjadi sewaktu-waktu di lapangan. Pemerintah diharapkan menyiapkan desain kelembagaan yang matang mencakup mekanisme pembiayaan hingga tata cara pengadaan sebelum mengeksekusi kebijakan ini.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed