Penerapan Sistem KPI Dibalik Degradasi Dua Atlet Bulu Tangkis PBSI
Sistem evaluasi berbasis Key Performance Indicator atau KPI memicu pengeluaran dua pemain ganda putra, Rahmat Hidayat dan Muh Putra Erwiansyah, dari Pelatnas Cipayung pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Penilaian pertengahan tahun menetapkan performa keduanya tidak memenuhi target federasi.
Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia memberlakukan kebijakan evaluasi ketat tersebut sejak Januari 2026. Melalui mekanisme ini, atlet yang gagal memenuhi tenggat capaian dapat dikembalikan ke klub tanpa menunggu siklus tahunan.
Merespons hasil evaluasi tersebut, pengurus federasi memberikan pernyataan resmi terkait kontribusi para atlet selama menghuni markas latihan nasional.
"PP PBSI mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk Rahmat Hidayat dan Muh Putra Erwiansyah atas kerja keras, dedikasi dan prestasi selama di pelatnas PBSI," kata PP PBSI.
Pihak federasi juga mengonfirmasi status kepindahan kedua pemain ganda putra itu dari pusat pelatihan Cipayung melalui penerbitan ketetapan resmi.
"Per 1 Agustus 2026, Rahmat dan Putra resmi meninggalkan markas besar bulutangkis di Cipayung berdasarkan surat keputusan degradasi PP PBSI," ujar PP PBSI.
Sebagai penutup dari pengumuman tersebut, federasi memberikan ucapan dukungan bagi kelanjutan karier kedua pebulu tangkis di luar pelatnas.
"Kami mendoakan yang terbaik untuk Rahmat dan Putra di langkah-langkah selanjutnya. Tetap semangat," tulis PP PBSI.
Sebelum dipulangkan, Rahmat Hidayat sempat menduduki peringkat ke-26 dunia saat berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto pada Mei 2026. Namun, raihan semifinal Thailand Masters 2026 diikuti tren stagnan hingga ajang Indonesia Open pada Juni 2026.
Sementara itu, Muh Putra Erwiansyah yang berasal dari PB Djarum Jawa Tengah mencatatkan ranking terbaik ke-54 dunia bersama Daniel Edgar Marvino pada Februari 2026. Saat berpasangan dengan Bagas Maulana sepanjang 2026, langkah Putra selalu terhenti di babak 32 besar pada empat turnamen.
Saat ini Pelatnas Cipayung menampung 74 atlet berdasarkan Surat Keputusan KEP/007/PBSI/III/2026 yang terbagi dalam lima sektor. Kebijakan pemulangan atlet ini menirukan langkah serupa pada Oktober 2025 dan Juli 2024.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow