Pendapatan Blibli Melonjak 55 Persen pada Semester I 2026

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) membukukan pendapatan neto konsolidasian sebesar Rp 14,83 triliun sepanjang semester I-2026. Capaian pengelola ekosistem Blibli Tiket ini melonjak 55% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 9,59 triliun, seperti dikutip dari Investor Daily. Pertumbuhan perolehan omzet emiten perdagangan omnichannel tersebut didorong oleh kinerja seluruh lini bisnis.

Segmen Institusi mencatat kenaikan tertinggi hingga 98% secara tahunan menjadi Rp 6,70 triliun, disusul segmen Toko Fisik yang tumbuh 41% menjadi Rp 4,45 triliun. Peningkatan kinerja keuangan Perseroan juga terlihat dari Indikator Take Rate yang menguat dari 8,6% pada semester I-2025 menjadi 9,0% pada semester I-2026. Perbaikan indikator ini sejalan dengan kenaikan Laba Bruto Sebelum Diskon (GPBD) sebesar 17% secara tahunan mencapai Rp 4,05 triliun.

Di saat yang sama, rasio beban operasional terhadap Total Processing Value (TPV) berhasil ditekan dari 7,2% menjadi 6,3%. Pengurangan rasio efisiensi ini berdampak positif pada peningkatan persentase EBITDA konsolidasian sebesar 170 basis poin.

CEO & Co-Founder Blibli Kusumo Martanto menyatakan bahwa hasil positif tersebut membuktikan keunggulan strategi perdagangan terintegrasi yang dijalankan perusahaan. Keberhasilan ini diraih di tengah kondisi pasar yang bergerak sangat dinamis. "Di tengah pola belanja konsumen yang semakin selektif dan persaingan yang ketat, kami berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang sehat sekaligus meningkatkan profitabilitas. Ini mencerminkan fokus kami pada pertumbuhan yang berkualitas dan efisiensi operasional," ujar Kusumo.

Expansi Jaringan dan Layanan Baru

Untuk meningkatkan layanan pelanggan, Blibli merilis fitur pengiriman Prioritas yang memberikan jaminan barang sampai mulai dari 30 menit. Selain itu, ekspansi ekosistem luring terus berjalan dengan penambahan 36 toko baru selama kuartal II-2026.

Hingga akhir Juni 2026, jaringan ritel fisik Blibli mencakup 326 toko elektronik konsumen, 14 toko elektronik rumah tangga, serta satu toko fesyen dan olahraga. Perseroan juga mengoperasikan 60 gerai supermarket premium dan 38 home and living experience centers.

Direktur Keuangan Blibli Ronald Winardi menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari efisiensi biaya yang konsisten. Perusahaan juga terus memperajam fokus penjualan pada produk-produk yang memiliki margin lebih tinggi.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed