Pencalonan Andrea Pirlo Sebagai Pelatih Timnas Italia Terancam Batal

Smallest Font
Largest Font

Proses negosiasi penunjukan Andrea Pirlo sebagai pelatih baru Timnas Italia mengalami hambatan besar akibat peran komersialnya sebagai duta global perusahaan taruhan asal Rusia. Presiden FIGC Giovanni Malago kini tengah mempertimbangkan ulang keputusannya pada Minggu, 26 Juli 2026.

Mantan gelandang yang saat ini melatih klub United FC di Dubai tersebut terikat kontrak sponsor dengan Fonbet sejak Oktober lalu. Masalah politik mencuat karena perusahaan tersebut berbasis di Rusia, negara yang hubungan diplomatiknya dengan Italia memburuk sejak konflik Ukraina pada 2022.

Sejumlah figur politik Italia melontarkan kritik keras terhadap rencana penunjukan Pirlo ke kursi kepelatihan tim nasional.

"Dia telah meminjamkan prestisnya secara bebas dan berulang kali untuk operasi normalisasi rezim Putin, berpartisipasi dalam inisiatif yang dimanfaatkan propaganda Kremlin saat Ukraina dibombardir. Memilihnya adalah kesalahan berat," kata Pina Picierno, Wakil Presiden Parlemen Eropa.

Pernyataan tersebut menyoroti kunjungan promosi Pirlo ke Moskow dua bulan lalu bersama Marco Materazzi yang dinilai kurang pantas bagi calon wakil resmi negara.

"Sektor taruhan memang tidak terkena sanksi Eropa, tetapi ini tidak menghilangkan fakta bahwa sosok publik bertaraf Andrea Pirlo seharusnya merenungkan makna publik dari pilihan pribadi dan bisnisnya," ujar Benedetto Della Vedova, anggota parlemen dari +Europa.

Kritik dari kalangan legislatif terus mengalir mengingat posisi pelatih tim nasional memiliki dampak sosial yang sangat luas bagi masyarakat.

"Pirlo berbicara kepada sebuah gerakan, kepada sebuah dunia, dia memiliki peran institusional yang membutuhkan modalitas eksekusi yang teladan," kata Mauro Berruto, penanggung jawab Olahraga Partai Demokrat (Pd).

Gelombang penolakan juga disampaikan oleh pimpinan partai politik yang menilai rekam jejak propaganda politik tidak dapat ditoleransi untuk jabatan nasional.

"Siapa pun yang melakukan atau telah melakukan propaganda untuk Rusia setelah 2022 tidak boleh memegang jabatan nasional," ujar Carlo Calenda, pemimpin partai Azione.

Meskipun penunjukan Pirlo didukung oleh Paolo Maldini dan Leonardo dari sisi teknis, Malago tetap memerintahkan pemeriksaan mendalam terhadap kontrak sang pelatih. Selain isu Pirlo, perselisihan internal di tubuh federasi mengenai figur pelatih serta kritik publik dari tokoh seperti Maurizio De Giovanni turut memperkeruh situasi penunjukan pelatih baru Azzurri.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow