Pemkot Bandung Dorong Valuasi Persib Capai Rp 1 Triliun
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendorong Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung (Persib) untuk meningkatkan valuasi sebelum melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di pasar modal. Dilansir dari Investor Daily pada Kamis (13/8/2026), perluasan pemanfaatan aset daerah disiapkan sebagai langkah strategis penguatan bisnis klub berjuluk Maung Bandung tersebut.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memproyeksikan skema perluasan kerja sama pengelolaan aset milik pemerintah daerah ini dapat mendongkrak valuasi Persib hingga menembus angka Rp 1 triliun.
"Untuk konsolidasi aset, maka Pemerintah Kota Bandung itu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Persib untuk memperluas cakupan kerja sama pemanfaatan aset Kota Bandung bersama Persib," ujar Farhan di Gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Kemitraan yang terjalin saat ini baru mencakup area operasional Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), sementara potensi kawasan sekitarnya dinilai belum dioptimalkan secara komersial.
"Saat ini kerja sama pemanfaatan aset Kota Bandung bersama Persib baru di GBLA, stadionnya. Sekitarnya belum, tempat parkir, tempat latihan, tempat hiburan, segala macamnya belum," jelas Farhan.
Pengembangan kawasan olahraga terpadu tersebut diharapkan memperkuat ekosistem bisnis Persib melalui penambahan fasilitas parkir, pusat latihan, hingga area hiburan.
"Jadi harus ada kerja sama pemanfaatan aset, baru nanti akan berkembang. Kalau itu sudah diakuisisi, konsolidasi, saya kira bisa ngejar sih, valuasi sampai Rp 1 triliun," kata Farhan.
Selain dengan Persib, Pemkot Bandung mengadopsi model komersialisasi fasilitas publik yang sama untuk ekosistem ekonomi olahraga melalui kerja sama pemanfaatan Stadion Basket Bandung Arena dan sarana olahraga hoki bersama klub basket Satria Muda Pertamina Bandung.
Terkait lini masa realisasi melantai di bursa efek, Farhan menegaskan bahwa kepastian waktu aksi korporasi sepenuhnya berada dalam wewenang jajaran pemegang saham klub.
"Saya nggak bisa target ya. Tergantung para pemegang saham, kan saya sudah bukan pemegang saham lagi," ujar Farhan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow