Pemerintah Tambah Layar Pintar dan Kurikulum Bahasa Asing di Sekolah

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah mengakselerasi program digitalisasi pendidikan dengan menargetkan pengadaan empat ruang kelas berfasilitas papan edukasi digital di seluruh sekolah Indonesia, sekaligus mewajibkan pengajaran bahasa asing mulai kelas 1 sekolah dasar. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arah kebijakan tersebut dalam pidato Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Langkah ini diimbangi dengan perbaikan fasilitas fisik, di mana sebanyak 71.744 sekolah telah direnovasi hingga tahun ini dan ditargetkan mencapai 100.000 sekolah pada 2029. Pengembangan fasilitas ini ditujukan untuk mempermudah akses pengajaran jarak jauh dari studio terpusat, sehingga guru-guru terbaik dapat menyebarkan materi kurikulum nasional maupun internasional secara langsung ke berbagai daerah.

"Pelajaran apa pun kita akan kumpulkan guru-guru terbaik, termasuk bahasa asing, bahasa asing harus mutlak harus kita kuasai," kata Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah menilai penguasaan bahasa internasional sejak usia dini merupakan langkah strategis untuk memperluas peluang kerja dan daya saing global anak-anak Indonesia di masa depan. "Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD, SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing, bahasa yang paling penting, bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab, bahasa juga Jepang, Korea, bahasa Spanyol, bahasa Prancis," ucap Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, penguasaan bahasa dari negara-negara maju sangat relevan dengan perkembangan sains, teknologi, serta dinamika ekonomi dunia saat ini. "Dari kecil di bawah 11 tahun, 12 tahun, mereka lebih cepat belajar, anak-anak kita harus ada akses kepada pendidikan terbaik agar mereka nanti kalau masuk, kalau sudah cari lapangan kerja mereka punya kemampuan lebih, mereka bisa diterima di mana-mana, mereka bisa kerja dengan pihak manapun," ujar Presiden Prabowo Subianto.

Selain bahasa-bahasa tersebut, materi bahasa asing yang disiapkan mencakup pula bahasa negara yang unggul di bidang keilmuan mutakhir. "Kita mengerti sekarang, Tiongkok ekonomi paling dinamis, Jepang juga maju, Korea juga maju, Prancis juga maju, Spanyol banyak negara bicara Spanyol, banyak negara bicara Prancis, banyak negara bicara Arab, kita juga harus belajar bahasa Rusia mereka kuat di bidang science dan teknologi," tutur Presiden Prabowo Subianto. Di sisi lain, dukungan anggaran terus disiapkan untuk merealisasikan perluasan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai bentuk tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau langsung efektivitas penggunaan perangkat papan edukasi digital tersebut di tingkat SMP dan SMA di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

"Saya tadi ingin melihat bagaimana pemakaian papan edukasi digital atau brite panel program Bapak Presiden Prabowo di sekolah-sekolah," kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagaimana dilansir dari ANTARA. Hasil pengamatan selama pembelajaran di kelas menunjukkan bahwa teknologi interaktif ini mempermudah siswa dalam memahami materi pelajaran yang rumit. "Ternyata saya saksikan tadi, saya ikuti kelasnya, duduk setengah jam di dua kelas. Itu amat efektif, membuat mata pelajaran yang sulit bisa diajarkan dengan relatif mudah ke murid-muridnya," kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Kementerian Keuangan pun merencanakan pengalokasian anggaran secara bertahap agar ke depan seluruh ruang kelas memiliki perangkat digital secara merata.

"Cuma kalau saya pikir, masih kurang. Idealnya ada satu kelas, satu, secara bertahap nanti ke depan. Jadi program ini amat baik dan patut dilanjutkan," katanya menambahkan. Untuk mendukung target jangka panjang tersebut, pemerintah merencanakan penambahan sekitar satu juta unit panel pintar interaktif pada 2026 agar target minimal enam ruang kelas berfasilitas IFP per sekolah dapat tercapai dalam tiga tahun.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed