PBSI Tentukan Skuad Asian Games 2026 Usai Kejuaraan Dunia
Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) belum memfinalisasi daftar nama atlet yang akan diboyong ke Asian Games 2026. Keputusan penetapan skuad akhir baru akan diumumkan setelah gelaran Kejuaraan Dunia pada 17 hingga 23 Agustus mendatang, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Selain Kejuaraan Dunia, tim bulutangkis Indonesia dihadapkan pada jadwal padat dalam dua bulan mendatang, termasuk BWF World Tour Super 750 China Masters pada 1-6 September dan puncaknya Asian Games pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. PBSI telah mendaftarkan daftar panjang nama pemain ke pihak panitia, tetapi penentuan nama akhir masih menunggu evaluasi performa.
Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI Eng Hian menyatakan pihak federasi hanya akan memberangkatkan atlet-atlet terbaik untuk memenuhi target medali emas.
"Tentu yang dikirimkan adalah yang terbaik. Tapi nama yang kami masukkan masih di long list," kata Eng Hian di Pelatnas PBSI, Selasa (4/8/2026).
Penetapan nama-nama dalam daftar singkat akan segera dirilis resmi begitu turnamen Kejuaraan Dunia selesai dilaksanakan.
"Iya tentunya. Nanti kami akan rilis," tuturnya.
PBSI juga memastikan tidak ada diskriminasi dalam pemilihan pemain dengan tetap merangkul atlet luar pelatnas, seperti Jonatan Christie serta pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani.
"Tapi untuk (siapa-siapa yang masuk) shortlist bukan keputusan pribadi saya. Ada Waketum 1, Ketum, dan pastinya diskusi melibatkan pelatih untuk kebutuhan tim dan pencapaian target yang dibutuhkan," tambahnya.
Mengenai pemenuhan target, federasi memfokuskan perolehan medali emas dari sektor beregu putra dan ganda putra berdasarkan hasil tinjauan bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga.
"Sesuai hasil dari diskusi tim review Kemenpora, kami menargetkan satu medali emas. Seperti yang disampaikan Pak CdM (Todotua Pasaribu) peluangnya dari sektor beregu putra, dan dilihat perkembangan semua sektor itu ganda putra kan hasil turnamen terakhir (bagus), jadi untuk probility medali ada di dua sektor ini," ujar Eng Hian.
Peluang medali juga terbuka dari sektor tunggal putra, di mana Jonatan Christie saat ini masih berada di jajaran tiga besar dunia.
"Walau tidak menutup kemungkinan ada dari sektor lain. Contohnya tunggal putra, Jonatan Christie masih ada di top ketiga, tentunya kalau Jonaran bergabung di tim Asian Games," kata Eng Hian.
Persiapan maksimal terus didorong agar seluruh atlet yang terpilih siap memenuhi ekspektasi target yang dibebankan.
"Kami harapkan kesiapannya juga lebih baik, dan tentunya bisa mencapai target yang diharapkan. Baik dari Kemenpora, PBSI, maupun target pribadi, tentunya siapapun yang diturunkan bisa termotivasi," katanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow