OJK Catat 16 Pindar dengan Kredit Macet di Atas 5 Persen hingga Juni 2026

Smallest Font
Largest Font

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebanyak 16 perusahaan penyelenggara pinjaman daring (pindar) memiliki tingkat kredit macet atau Tingkat Wanprestasi 90 Hari (TWP90) di atas batas 5 persen hingga Juni 2026, menurun dari 18 perusahaan pada bulan sebelumnya, dilansir dari Detik Finance.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, mengatakan sebagian besar penyaluran pendanaan pindar didominasi oleh sektor produktif dan kualitas pendanaan telah membaik tercermin dari rendahnya TWP90.

"Pada Juni 2026, jumlah penyelenggara pindar dengan TWP90 di atas 5 persen menurun menjadi 16 penyelenggara. Sebagian besar Penyelenggara tersebut memiliki karakteristik pendanaan produktif," ujar Agusman dalam jawaban tertulisnya pada Jumat (7/8/2026).

Agusman meminta seluruh penyelenggara pindar yang memiliki tingkat kredit macet tinggi agar segera meningkatkan kualitas pendanaan mereka. OJK juga akan memperketat pengawasan termasuk menempatkan penyelenggara bermasalah dalam pengawasan khusus sesuai ketentuan yang berlaku.

"OJK telah meminta Penyelenggara dengan TWP90 di atas 5 persen untuk melaksanakan langkah-langkah perbaikan dan terus melakukan pengawasan secara ketat terhadap implementasinya, termasuk menetapkan Penyelenggara dalam Status Pengawasan Intensif atau Pengawasan Khusus sesuai ketentuan," jelasnya.

Menurut Agusman, tingginya risiko kredit macet dipengaruhi oleh kemampuan bayar debitur dan manajemen risiko pindar. Oleh karena itu, penguatan credit scoring dan pengelolaan risiko dalam penyaluran pendanaan harus dilakukan.

Data OJK menunjukkan nilai pembiayaan pinjaman daring mencapai Rp 105,14 triliun dengan pertumbuhan tahunan 25,88 persen pada Juni 2026. Rata-rata TWP90 industri tercatat sebesar 4,26 persen.

Hingga Juni 2026, terdapat tujuh dari 94 penyelenggara pindar yang belum memenuhi ketentuan modal minimum Rp 12,5 miliar. OJK mendorong penyelenggara tersebut untuk memenuhi ketentuan modal melalui penambahan modal, mencari investor strategis, atau melakukan merger.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed