— PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) kembali menjadi sorotan pasar setelah serangkaian pengumuman korporasi. Dalam dua hari bursa terakhir, 6 dan 7 Juli, harga saham NTBK tercatat menutup perdagangan dengan kenaikan 34% per hari, sementara nilai transaksi melonjak menjadi Rp102 miliar pada 7 Juli.

Perusahaan sebelumnya mengumumkan rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue senilai hingga Rp500 miliar. Selain rencana itu, penghimpunan perhatian pasar juga terkait keterbukaan informasi yang dirilis pada 25 Mei 2026.

Masuknya Partner Strategis

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan pelaku pasar, salah satu anak usaha NTBK disebut memperoleh partner strategis dari Magma Capital Resources Private Ltd melalui PT MCR Bangun Persada. Kesepakatan itu bergerak di bidang perdagangan mineral dan batu bara.

Pemberitaan mengenai kerja sama tersebut menyebutkan penggunaan EV truck milik NTBK untuk pengangkutan dari tambang ke pelabuhan. Juga disebut potensi pengembangan pasar batu bara mencapai 500.000 metrik ton per bulan.

Implikasi Pendanaan dan Operasional

Jika seluruh rangkaian korporasi berjalan sesuai rencana, kombinasi right issue senilai Rp500 miliar dan pendapatan dari perdagangan mineral serta batu bara diproyeksikan menjadi sumber pendanaan penting bagi pengembangan usaha grup.

Pengamat pasar Abdurrahman Assegaf menilai strategi pendanaan tersebut menunjukkan NTBK tidak hanya mengandalkan penggalangan dana lewat pasar modal, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan partner strategis yang memiliki jaringan bisnis lebih luas. Menurutnya, masuknya partner strategis dapat memberi nilai tambah dari sisi modal sekaligus percepatan ekspansi, pengembangan proyek, dan peningkatan kapasitas operasional anak perusahaan.

Perhatian Pasar Ke Depan

Pelaku pasar kini memantau perkembangan lebih lanjut, termasuk realisasi kemitraan strategis dan agenda korporasi lain yang mungkin menyusul setelah right issue dilaksanakan. Bagi investor, sinergi antara pendanaan melalui right issue dan dukungan partner strategis tercatat sebagai salah satu katalis yang layak dicermati dalam proses transformasi emiten.