AchmadNurHidayat.ID — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memastikan tidak akan mengubah rencana bisnis bank (RBB) yang sudah diajukan ke Otoritas Jasa Keuangan meski kondisi ekonomi masih penuh ketidakpastian.
Direktur Finance & Strategy BNI, Hussein Paolo Kartadjoemena, menyatakan realisasi bisnis hingga saat ini masih berjalan sesuai target dan tidak ada revisi rencana. “Nggak ada revisi, masih sesuai target. Kredit masih harusnya semua sesuai RBB,” ujarnya di Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Kinerja Semester I Masih Sejalan Dengan Target
Paolo menyampaikan bahwa kinerja hingga semester I-2026 masih selaras dengan RBB perusahaan. Hingga Mei 2026, BNI mencatat laba bersih individual sebesar Rp9,05 triliun, naik 7,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan bunga bersih (NII) juga menunjukkan kenaikan signifikan, tumbuh 15,19% year on year menjadi Rp18,12 triliun per Mei 2026, yang menurut Paolo menjadikan angka tersebut tertinggi di antara bank papan atas.
Target dan Realisasi Angka Utama
BBNI menetapkan target pertumbuhan kredit tahun ini di kisaran 8–10% secara tahunan, sementara realisasi pada kuartal I menunjukkan kredit tumbuh 20,1% year on year.
Untuk margin bunga bersih (NIM), target ditetapkan pada 3,5–3,8% dan tercatat 3,6% pada kuartal I. Sementara itu, credit cost diharapkan tetap di kisaran 1–1,2%, dengan realisasi sebesar 1,1% per Mei 2026.
Pencadangan dan Fungsi Intermediasi
Demi mitigasi risiko, BNI meningkatkan pencadangan impairment menjadi Rp3,72 triliun per Mei 2026, naik 30,53% year on year. Paolo menyatakan peningkatan ini bagian dari langkah antisipatif meskipun pihaknya yakin kondisi akan membaik.
Dalam hal penyaluran kredit, bank melaporkan total kredit sebesar Rp940,88 triliun per Mei 2026, naik 24,5% year on year. Pertumbuhan kredit ini didukung lonjakan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang meningkat 33,15% menjadi Rp1.063,92 triliun per Mei 2026.
Menutup penjelasannya, Paolo kembali menegaskan optimisme manajemen terhadap kinerja semester I. “(Kinerja semester I) masih sesuai,” tambahnya.
Ikuti AchmadNurHidayat.ID
