SMA Labschool Kebayoran Jakarta Memulai MPLS Tanpa Perpeloncoan

Smallest Font
Largest Font

SMA Labschool Kebayoran Jakarta resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 yang digelar selama lima hari pada 13-17 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan kurikulum dan lingkungan sekolah kepada 290 siswa baru, seperti dilansir dari Detikcom pada Senin (13/7/2026).

Kepala SMA Labschool Kebayoran, Dr Suparno, menjelaskan bahwa pihak sekolah telah melakukan sosialisasi terlebih dahulu mengenai persiapan perlengkapan sebelum pelaksanaan kegiatan tersebut dimulai.

"Kemudian kita sampaikan seluruh kurikulum yang akan dilaksanakan selama lima hari ini untuk MPLS. Apa saja yang dibawa, nametag yang harus disiapkan, kemudian perlengkapan-perlengkapan. Mereka harus bawa bekal dan lain-lain, jadi kita sampaikan itu semua," tutur Suparno, Kepala SMA Labschool Kebayoran.

Pelaksanaan MPLS ini dijalankan sesuai Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 dengan melibatkan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) sebagai mentor yang mendampingi panitia guru.

"Jadi bagaimanapun juga walaupun mereka mentor, aturan tata tertib sebagai siswa juga tetap berlaku. Mereka melakukan sesuatu pasti juga akan ada akibat yang timbul dari proses-proses yang dilakukan itu. Nah, itu yang kita wanti-wanti betul," tegas Suparno, Kepala SMA Labschool Kebayoran.

Para pengurus OSIS dan MPK dilarang membuat kegiatan di luar agenda resmi sekolah guna memastikan terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

"Misalnya mereka harus bersiap di sini pukul berapa, itu diarahkan oleh kakak-kakaknya. Kalau mereka butuh bantuan, mungkin kesehatan dan lain-lain, walaupun ada panitia guru. Jadi panitia utama itu panitia guru, tapi kakak-kakak mentor ini yang akan membantu mereka untuk bisa lebih nyaman dalam melaksanakan proses kegiatan MPLS ini," sampai Suparno, Kepala SMA Labschool Kebayoran.

Ketua MPK SMA Labschool Kebayoran, Andhika Bramantyo, memastikan seluruh mentor hanya menjalankan materi resmi dan menekankan bahwa sekolah melarang keras adanya tindakan perpeloncoan.

"Sekolah juga mendorong yang namanya lingkungan inklusif, yang dimana tuh semuanya dapet perwakilan yang sama, gak ada perwakilan khusus gitu diantara siswa-siswanya," ungkap Andhika Bramantyo, Ketua MPK SMA Labschool Kebayoran.

Siswa yang akrab disapa Dhika tersebut menambahkan bahwa atmosfer pelaksanaan kegiatan tahun ini terasa jauh lebih ramah dibandingkan dengan periode sebelumnya.

"Kalau misalkan mungkin di tahun-tahun sebelumnya masih ada kayak dibentak-bentak segala macem, kalau ini emang kita diperlakukan kayak selayaknya siswa gitu. Kita gak dibentak-bentak dan segala macem, dan menurut saya itu sebuah langkah yang bagus," jelas Andhika Bramantyo, Ketua MPK SMA Labschool Kebayoran.

Wakil Ketua OSIS SMA Labschool Kebayoran, Tibiadzka Keiko, menambahkan bahwa rangkaian acara akan dikemas secara menarik dengan menghadirkan sejumlah pemateri dari luar sekolah.

"Sekarang tuh kayak ada man power yang datang, itu menurut aku kayak bagus banget gitu, jadi dapet insight dari orang-orang lain gitu," sebut Tibiadzka Keiko, Wakil Ketua OSIS SMA Labschool Kebayoran.

Pihak sekolah juga memberikan ruang bagi para pengurus untuk menyisipkan aktivitas permainan di sela-sela materi utama.

"Karena kayak guru tuh juga nerima aspirasi kita, mereka kan juga sinergi sama kita," sampai Tibiadzka Keiko, Wakil Ketua OSIS SMA Labschool Kebayoran.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed