MoonPay Luncurkan Asisten Kripto MoonAgents di Telegram
MoonPay resmi meluncurkan asisten kripto berbasis kecerdasan buatan bernama MoonAgents di platform pesan Telegram pada Kamis (9/7/2026). Integrasi ini memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan asisten kecerdasan buatan (AI) tersebut menggunakan bahasa sehari-hari tanpa menu rumit.
Langkah ekspansi ini diambil karena Telegram memiliki lebih dari satu miliar pengguna dan menjadi pusat aktivitas komunitas kripto. Melalui fitur baru ini, pengguna ponsel dapat melakukan analisis pasar, memeriksa harga, melakukan penukaran token, hingga memantau portofolio.
Co-founder dan CEO MoonPay, Ivan Soto-Wright menjelaskan bahwa integrasi ini merupakan bagian dari masa depan pengelolaan aset digital yang lebih ramah pengguna.
"MoonAgents on Telegram reflects where we think crypto is heading," kata Ivan Soto-Wright, co-founder dan CEO of MoonPay.
Soto-Wright menambahkan bahwa masyarakat ingin mengelola aset mereka melalui percakapan alami, bukan dengan mempelajari antarmuka baru. Oleh karena itu, kehadiran MoonAgents di Telegram dengan infrastruktur yang aman merupakan perpanjangan dari visi tersebut.
"People want to manage their assets through natural conversation, not by learning new interfaces. Meeting users on Telegram, with the same trusted infrastructure behind every action, is a natural extension of that vision," ujar Ivan Soto-Wright, co-founder dan CEO of MoonPay.
Keamanan pengguna tetap terjaga karena kunci privat disimpan di komputer masing-masing dan tidak menyentuh server MoonPay atau Telegram. Untuk menggunakan fitur ini, pengguna harus menghubungkan aplikasi desktop MoonAgents dengan bot Telegram yang dibuat melalui @BotFather.
Head of MoonPay Agents, Kevin Arifin menyatakan bahwa pengguna kini tidak perlu lagi menghafal perintah khusus untuk mengelola keuangan mereka.
"People shouldn't need to learn special commands to use their own money," kata Kevin Arifin, Head of MoonPay Agents.
Arifin menjelaskan bahwa pengguna cukup memberi tahu asisten AI mengenai apa yang ingin mereka lakukan langsung dari Telegram dengan kendali penuh.
"Now you can just tell your AI assistant what you want to do, right from Telegram, and stay fully in control the whole time," ujar Kevin Arifin, Head of MoonPay Agents.
Dalam wawancara bersama Decrypt, Arifin juga menambahkan bahwa integrasi Telegram ini menjadi gerbang utama bagi pengguna untuk tetap bisa bertransaksi saat bepergian jauh dari komputer.
"The desktop app is tied to your computer, but sometimes you want to make trades on the go or do analysis when you're out for a walk," kata Kevin Arifin, Head of MoonPay Agents kepada Decrypt.
Arifin menilai Telegram dipilih bukan hanya karena popularitasnya di kalangan pengguna kripto, melainkan juga karena menyediakan antarmuka yang sangat baik untuk membuat bot baru.
"The Telegram integration is the gateway to do that," ujar Kevin Arifin, Head of MoonPay Agents.
Menurutnya, platform pesan lain seperti WhatsApp atau iMessage memiliki tingkat kesulitan interaksi yang lebih tinggi dalam proses pengaturannya.
"The reason we chose Telegram as the first integration for the Moon Agents desktop app isn't really that all of crypto uses it," kata Kevin Arifin, Head of MoonPay Agents.
Arifin menjelaskan bahwa kemudahan pembuatan bot menjadi alasan utama di balik pemilihan Telegram sebagai integrasi pertama aplikasi desktop mereka.
"They provide a really great interface for creating a new bot," ujar Kevin Arifin, Head of MoonPay Agents.
Proyek agen AI lain seperti OpenClaw dan Hermes Agent turut memengaruhi pengembangan MoonAgents dalam menunjukkan bagaimana asisten AI beroperasi di luar obrolan tradisional.
"I think OpenClaw really redefined what the experience for LLMs could look like, especially with LLMs that can access your computer," kata Kevin Arifin, Head of MoonPay Agents.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh data percakapan tetap tersimpan aman di komputer pengguna, sehingga operasional agen AI tidak bergantung sepenuhnya pada Telegram.
"I think the greatest part about this is the focus of the Moon Agents Desktop App is everything is saved on your computer, so even if Telegram shuts down tomorrow and you can't take your agent on the go anymore, all your conversations still exist on your computer," ujar Kevin Arifin, Head of MoonPay Agents.
Arifin memastikan pengguna masih bisa melanjutkan percakapan dengan agen mereka melalui aplikasi desktop seolah Telegram tidak pernah ada jika platform tersebut mengalami gangguan.
"You can continue to have a conversation with your agent through the Moon Agent Desktop App, and essentially continue that conversation, just like Telegram never existed," kata Kevin Arifin, Head of MoonPay Agents.
Peluncuran MoonAgents ini menambah panjang daftar perusahaan kripto yang mengembangkan infrastruktur AI untuk aset digital. Sebelumnya, Gemini meluncurkan Agentic Trading pada April, disusul oleh Coinbase yang merilis Coinbase for Agents serta Nous Research yang meluncurkan versi desktop Hermes Agent pada Juni.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow