Benarkah 5G Bikin Kuota Cepat Habis dan Baterai Boros

Smallest Font
Largest Font

Anggapan bahwa jaringan 5G otomatis menguras kuota internet dan membuat baterai smartphone cepat habis masih sering ditemui. Padahal, dikutip dari Detik iNET, peningkatan konsumsi daya maupun data sebenarnya tidak disebabkan secara langsung oleh teknologi 5G itu sendiri.

Konsumsi kuota dan daya baterai lebih banyak dipengaruhi oleh kebiasaan penggunaan perangkat, kualitas sinyal di lokasi, serta jenis implementasi jaringan yang digunakan oleh operator seluler.

Berdasarkan informasi dari Telkomsel, jaringan 5G tidak serta-merta menyedot data lebih banyak. Perubahan perilaku penggunalah yang menjadi faktor utama di balik peningkatan penggunaan kuota tersebut.

Kecepatan akses yang tinggi memudahkan pengguna memutar video beresolusi tinggi, mengunduh file besar, atau bermain game online grafis maksimal. Aktivitas digital yang makin intensif inilah yang menyebabkan kuota internet terasa lebih cepat habis.

Media teknologi Android Authority juga menyebutkan bahwa kecepatan 5G membuat aplikasi mengunduh materi berkualitas tinggi secara otomatis. Akibatnya, pemakaian data meningkat dibandingkan saat masih menggunakan jaringan 4G LTE.

Faktor Pemicu Baterai Ponsel Boros Saat Gunakan 5G

Mengenai penghematan baterai, dampaknya bervariasi tergantung teknologi jaringan. Android Authority menjelaskan bahwa banyak operator masih memakai jaringan 5G Non-Standalone (NSA), di mana smartphone terhubung ke 4G dan 5G sekaligus sehingga modem bekerja ekstra.

Sebaliknya, pada jaringan 5G Standalone (SA), konsumsi daya baterai jauh lebih efisien karena modem tidak perlu terhubung ke jaringan 4G lagi.

Faktor sinyal juga memegang peranan penting. Saat smartphone berada jauh dari BTS atau wilayah dengan cakupan minim, modem akan bekerja lebih keras mencari sinyal sehingga baterai cepat terkuras.

Optimalisasi Penggunaan Daya dengan Fitur 5G Auto

Apple menjelaskan bahwa penggunaan koneksi 5G secara terus-menerus memang dapat memengaruhi daya tahan baterai. Oleh karena itu, perangkat iPhone dilengkapi dengan fitur 5G Auto untuk membantu menghemat baterai secara otomatis.

Fitur 5G Auto akan mengalihkan koneksi ke LTE saat kecepatan 5G tidak memberikan perbedaan signifikan. Sebaliknya, jika pengguna memilih mode 5G On, perangkat akan dipaksa selalu terhubung ke 5G saat tersedia.

Apple menambahkan bahwa pengaktifan fitur Allow More Data on 5G memicu pemakaian data lebih besar. Hal ini terjadi karena sistem mengizinkan pencadangan iCloud otomatis dan pembaruan perangkat lunak via jaringan seluler.

Hasil pengujian Tom's Guide pada iPhone 12 menunjukkan bahwa daya tahan baterai lebih lama saat terhubung ke LTE dibanding 5G terus-menerus. Meski demikian, performa baterai tetap bergantung pada lokasi, kualitas jaringan, dan tipe smartphone.

Sejumlah Faktor Penentu Efisiensi Jaringan 5G

Secara umum, terdapat beberapa faktor utama yang lebih memengaruhi penggunaan daya dan kuota pada perangkat seluler:

  • Kualitas dan kekuatan sinyal di wilayah pengguna
  • Jenis infrastruktur operator, baik 5G NSA maupun 5G SA
  • Intensitas aktivitas digital seperti streaming 4K dan bermain game
  • Setelan perangkat, termasuk opsi 5G Auto, 5G On, atau LTE
  • Tingkat efisiensi modem pada smartphone yang digunakan

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed