Minati Atmanagara Jalani Operasi Tulang Panggul Akibat Cedera
Aktris senior Minati Atmanagara menjalani operasi pada tulang panggul kanannya sekitar sepuluh bulan lalu akibat cedera akibat terjatuh di lokasi syuting sekitar delapan tahun lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Hot pada Minggu (30/8/2026).
Kondisi panggul Minati sempat memburuk hingga mencapai kelainan derajat empat sebelum akhirnya mendapatkan tindakan medis berupa operasi penanaman sel punca atau stem cell.
Kecelakaan fisik tersebut terjadi di lokasi pengambilan gambar saat dirinya tidak menyadari keberadaan anak tangga kecil yang memiliki warna serupa dengan lantai di sekitarnya.
"Ini merupakan musibah ya di lokasi syuting kira-kira 7-8 tahun lalu, sudah lama sebetulnya. Saya itu lagi, sudah kelincahan juga kali ya. Jadi saya tuh 'Ayo cepat-cepat', kemudian ada tangga kecil saya gak lihat, soalnya warnanya sama. Saya jalan saja, tahu-tahu tiba jatuh saja gubrak di panggul kanan," kata Minati Atmanagara.
Insiden tersebut awalnya tidak memperlihatkan gejala medis yang serius sehingga ia tetap menjalankan aktivitas harian serta rutin mengajar senam selama bertahun-tahun.
"Waktu itu sih kayaknya gak apa-apa, jatuh kayaknya pegal-pegal saja. Bisa-bisa saja jalan, syuting jalan terus, besoknya senam, bertahun-tahun," ujar Minati Atmanagara.
Rasa nyeri mulai terasa secara bertahap hingga memengaruhi gaya berjalannya, walaupun ia sempat menjalani penanganan fisioterapi sebelum memutuskan berkonsultasi ke dokter spesialis ortopedi.
"Lama-lama kok mulai ngilu ya. Ah rasanya malas ya ke dokter kayaknya aduh biasalah ntar juga sembuh. Sempat fisioterapi, tapi ya sudah gitu saja. Kok lama-lama jalannya sudah mulai diseret, pola jalannya sudah mulai gak baik," kata Minati Atmanagara.
Pemeriksaan medis awal tahun lalu menunjukkan bahwa tempurung dan bonggol panggul sang aktris telah menempel secara total akibat gesekan yang terus digerakkan pasca cedera.
"Terus akhirnya ke dokter ortopedi awal tahun lalu dinyatakan sudah grade 4 harus sudah operasi. Sudah nempel total, bonggolnya sama tempurung sudah nempel. Jadi pas jatuh, sudah nempel dan tetap saya pakai bergerak," ujar Minati Atmanagara.
Tim dokter mengambil langkah medis berupa pengeboran area panggul untuk memasukkan terapi stem cell guna memperbaiki jaringan tulang yang rusak.
"Pas operasi oke ya gak ada rasa apa-apa. Sebetulnya sebentar banget operasinya gak sampai satu jam, tapi 5-6 jam setelah bius hilang (sakit banget). Rasanya kayak dibor pas operasi, tapi real-nya," kata Minati Atmanagara.
Proses pemulihan yang memasuki bulan kesepuluh menunjukkan perkembangan positif berdasarkan hasil evaluasi rontgen terakhir, di mana kepadatan tulang mulai meningkat dan persendian kembali merenggang.
"Sakit itu berlanjut terus sampai sekarang, tapi tidak parah, ada ngilu masih karena ini masih bagian recovery sudah masuk bulan ke-10. Saya operasi November, kemarin baru rontgen keadaan tulang alhamdulillah lebih padat, sendinya sudah mulai lepas," ujar Minati Atmanagara.
Guna memaksimalkan proses pemulihan, Minati Atmanagara saat ini rutin melakukan terapi di dalam air serta mendatangkan terapis okupasi ke rumah untuk melatih kembali pola jalannya secara normal.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow