Aaliyah Massaid Ungkap Trauma Kematian Adjie Massaid Usai Suami Futsal
Putri mendiang aktor Adjie Massaid, Aaliyah Massaid, mengungkapkan rasa cemas mendalam yang dirasakannya setiap kali sang suami, Thariq Halilintar, berolahraga futsal pada malam hari akibat trauma masa lalu. Kecemasan tersebut timbul karena kenangan atas kematian mendadak sang ayah lebih dari satu dekade lalu kembali membekas saat sang suami pergi berolahraga malam dan sulit dihubungi. "Iya (trauma)," kata Aaliyah di C8 Podcast.
Perasaan waswas tersebut membuat putri bungsu penyanyi Reza Artamevia ini kerap menghubungi sopir pribadi untuk memastikan kondisi suaminya saat berada di lapangan olahraga.
"Aku agak trauma kalau misalkan suamiku olahraga bola malam-malam," ucapnya. Ia menegaskan bahwa kepanikan tersebut kerap muncul secara spontan tanpa disadarinya terlebih dahulu.
"Jadi kalau misalkan dia olahraga malam, enggak bisa dihubungi, aku tanya sopirnya," kata Aaliyah. Meski begitu, Aaliyah merasa sedikit lega apabila mengetahui suaminya bermain bersama banyak rekan.
"Untungnya, misal maen bola ramai, sama temen-temennya," imbuh Aaliyah. Ia mengakui jantungnya selalu berdebar kencang saat sambungan telepon ke suaminya tidak mendapatkan respons. "Deg-degan aja (kalau Thariq tidak bisa dihubungi)," ujar Aaliyah.
Kesadaran mengenai rasa trauma tersebut baru dialaminya setelah menjalani kehidupan rumah tangga.
"Ternyata itu terbawa tanpa aku sadari ya. Dia (Thariq) oke enggak," jelasnya. Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, ia melarang keras suaminya berolahraga dalam kondisi tubuh lelah. "Parno, jadi kalau misalkan dia kayak belum tidur cukup, enggak usah lah," ucap Aaliyah.
Ingatan masa kecil saat menemani almarhum ayahnya bermain futsal sebelum mengembuskan napas terakhir masih terekam jelas di benaknya.
"Inget, karena papaku main bola, nah itu yang nemenin aku," ungkap Aaliyah. Saat insiden terjadi, ia yang baru berusia delapan tahun berada di lapangan bersama kerabat keluarganya.
"Malam itu lagi nemenin main bola bertiga, sama om aku, om Mudji," jelasnya. Di sisi lain, adik kandung almarhum, Mudji Massaid, menceritakan bahwa Adjie Massaid sempat mengeluhkan rasa sakit hebat di bagian dada sewaktu perjalanan pulang seusai bertanding futsal.
Rasa panik melanda Mudji lantaran ia belum terbiasa dengan rute jalanan di Jakarta usai lama menetap di luar negeri. "Di Cilandak, di rumahnya, di depan pintu dia jatuh, aku panik, aku langsung 'Angie, Angie,' dia ke bawah, kita angkat dia, kita masukin mobil langsung ke rumah sakit terdekat. Cilandak terdekat rumah sakit Fatmawati," jelas Mudji di YouTube Melaney Ricardo. Pengalaman mengantar sang kakak hingga ruang perawatan rumah sakit meninggalkan rasa trauma tersendiri bagi Mudji hingga saat ini.
"Rumah sakit terdekat (dari) Cilandak, rumah sakit Fatmawati. Kalau lihat rumah sakit itu aku trauma," ucap Mudji.
Ia pun masih mengingat jelas ucapan terakhir yang disampaikan oleh sang kakak sebelum meninggal dunia. "Aku masih tahu apa kata-kata terakhirnya adalah 'Allahu Akbar,'" kenang Mudji.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow