Meta Hadapi Gugatan Perlindungan Remaja di AS di Pengadilan California
Meta menghadapi sidang gugatan di pengadilan federal California atas tuduhan gagal melindungi pengguna remaja di platformnya, yang melibatkan 29 negara bagian Amerika Serikat, seperti dilansir dari Detik iNET. Sidang dimulai pada Selasa (18/8) dengan klaim bahwa Meta menemukan jutaan akun anak berusia 11-12 tahun di Instagram, meski platform tersebut seharusnya membatasi pengguna di bawah umur. Pengacara negara bagian California, Megan O'Neill, menyatakan bahwa Meta sadar produknya merusak kesehatan mental remaja melalui fitur yang dirancang membuat pengguna kecanduan.
"Jebak pengguna; pertahankan mereka selama mungkin; kumpulkan data mereka; sembunyikan faktanya dari publik saat membuat pernyataan," ujar Megan O'Neill mengenai model bisnis Meta.
Arturo Béjar, mantan direktur engineering Facebook, bersaksi bahwa penelitian tentang keselamatan pengguna remaja yang dilakukan Meta tidak digunakan untuk memperbaiki produk. "Namun setelah ditinjau, fitur itu diperkecil menjadi hal kecil yang tidak berpengaruh," kata Arturo Béjar tentang usulan mencegah paparan konten gangguan makan pada remaja.
Pengacara Meta, Paul Schmidt, berargumen bahwa gangguan kecanduan media sosial tidak terbukti dan banyak pengguna remaja memiliki pengalaman positif di platform mereka. Schmidt juga mengakui adanya masalah seperti pengguna di bawah umur yang berbohong soal usia dan penggunaan waktu yang berlebihan, namun menegaskan fokus Meta pada peningkatan keamanan platform.
Sidang ini melibatkan koalisi pengacara dari 29 negara bagian, dengan pengacara dari California, Colorado, New Jersey, dan Kentucky hadir pada sesi ini. Sidang dijadwalkan berlangsung selama 5-7 pekan ke depan. CEO Meta, Mark Zuckerberg, dan beberapa eksekutif kemungkinan akan dipanggil untuk memberikan kesaksian selama proses ini.
Jika Meta kalah, pengadilan memiliki kewenangan untuk menentukan jumlah ganti rugi yang harus dibayar. Meta menyebut potensi ganti rugi bisa mencapai USD 1,4 triliun, meskipun para ahli hukum memperkirakan jumlah tersebut tidak akan mendekati angka itu.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow