Menteri Keuangan Ungkap Realisasi APBN untuk Program Makan Bergizi Gratis Rp101,1 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) telah menyalurkan Rp 101,1 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar 63,13 juta penerima manfaat hingga akhir triwulan II 2026, dilansir dari Detik Finance.
Selain program MBG, pemerintah juga mengalokasikan Rp 13,1 triliun untuk pembangunan 104 sekolah permanen dalam program Sekolah Rakyat. Pemerintah melanjutkan berbagai program perlindungan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan, seperti PKH, Kartu Sembako, dan PIP, dengan realisasi anggaran masing-masing Rp 14,5 triliun, Rp 19,7 triliun, dan Rp 8,8 triliun.
Dalam konferensi pers hasil rapat KSSK di Jakarta, Purbaya menjelaskan bahwa APBN berfungsi sebagai penyangga ekonomi, agen pembangunan, dan pelindung masyarakat miskin. Ia menuturkan, "Sebagai agent of development, APBN diarahkan untuk mengakselerasi pelaksanaan program prioritas termasuk program MBG yang telah merealisasikan anggaran sebesar Rp 101,1 triliun untuk 63,13 juta penerima manfaat."
Purbaya juga memaparkan realisasi APBN hingga triwulan II 2026, dengan pendapatan negara mencapai Rp 1.459,4 triliun, naik 21,4% secara tahunan. Penerimaan perpajakan tumbuh 24,6% menjadi Rp 1.035,7 triliun, didorong oleh kondisi ekonomi yang membaik dan implementasi sistem Coretax.
Selain itu, penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp 152 triliun atau naik 3,4%, sementara penerimaan negara bukan pajak (PNBP) terealisasi Rp 271 triliun, meningkat 21,6%. Di sisi belanja, realisasi mencapai Rp 1.656 triliun atau tumbuh 17,8% dengan belanja pemerintah pusat Rp 1.298,6 triliun, naik 29,4% dibanding tahun sebelumnya.
Purbaya menjelaskan, "Realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp 1.298,6 triliun atau tumbuh sebesar 29,4% year on year. Realisasi belanja dipengaruhi antara lain oleh pelaksanaan program MBG, penyaluran bansos, pembangunan infrastruktur, pembayaran THR dan gaji ke-13, pembayaran manfaat pensiun serta pembayaran subsidi dan kompensasi BBM dan listrik."
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow