Olahraga
3 Manfaat Tidur untuk Proses Belajar dan Anjuran Durasi Usia
Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]
Tidur tidak hanya mengistirahatkan tubuh, tetapi juga merupakan bagian penting dari proses belajar karena otak terus bekerja memproses serta memperkuat informasi. Berdasarkan unggahan Instagram Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), terdapat 3 manfaat utama tidur untuk proses belajar:
- Pelajaran Lebih Mudah Diingat — Tidur sangat penting untuk menyimpan pengetahuan di dalam otak melalui proses penguatan memori, di mana orang yang cukup tidur memiliki kecepatan mengingat informasi lebih baik dibandingkan yang kurang tidur.
- Konsolidasi Memori Jangka Panjang — Saat terlelap, gelombang lambat (slow-wave sleep/SWS) pada hipokampus berkomunikasi dengan neokorteks untuk memperkuat ingatan dan mengubah materi pelajaran menjadi memori jangka panjang.
- Menghubungkan Informasi Baru — Lonjakan aktivitas otak yang disebut sleep spindles berperan penting dalam menghubungkan informasi yang baru saja dipelajari dengan pengetahuan yang sudah ada sebelumnya.
Dampak Kurang Tidur pada Kemampuan Belajar
Kurang tidur menyebabkan seseorang kesulitan membentuk memori jangka panjang dengan dampak sebagai berikut:
- Sulit mengingat informasi
- Penurunan kecepatan mengingat
- Kesulitan berkonsentrasi, fokus, dan berpikir
Anjuran Durasi Tidur Berdasarkan Usia
Menurut Kementerian Kesehatan, berikut adalah anjuran durasi tidur yang tepat berdasarkan kelompok usia agar proses belajar tetap efektif:
- Usia 0-1 bulan: 14-18 jam sehari
- Usia 1-18 bulan: 12-14 jam sehari
- Usia 3-6 tahun: 11-13 jam sehari
- Usia 6-12 tahun: 10 jam sehari
- Usia 12-18 tahun: 8-9 jam sehari
- Usia 18-40 tahun: 7-8 jam sehari
Itulah pentingnya menjaga pola tidur yang baik demi mendukung kemampuan dan efektivitas belajar sehari-hari.
Follow achmadnurhidayat.id
Add to preferred sources on Google
Editors Team
Nadira Putri
Author
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow